Author: Kim Hyorie
Cast:
- All Super Junior member
- Kim Jaeyi
- Beberapa cameo
NB: Ini ff pesenanku ke hyorie... Seperti biasa, kalo biasku ultah, hyorie lah yang bikin ffnya... Nah kalo bias dia yang ultah, aku yang bikin ffnya... Hehehehe^^
Sekarang aku gak mau banyak cuap-cuap... Mau bikin ff ultah abang ikan soalnya... :p
Mian kalo masih ada typo bertebaran... Gak sempat ngedit soalnya... *bow
Happy Reading ^^
===========================================================
-Leeteuk Pov-
*ting tong*
ku torehkan kepalaku untuk meliat siapa yg datang, ternyata..
" Annyeong haseyo ^^" ucap seseorang disana. ternyta itu adalah Henry dan Zhoumi. kenapa mreka ada disini?, pikirku.
" Loh kalian kok di korea?" tanyaku pada mereka
" mm iya hyung, kami diminta untuk stay dikorea karena kami mau mempersiapkan album baru Suju-M" jawab Zhoumi. aku menganggukan kepalaku pertanda mengerti.
" berarti sebentar lagi kalian stay lama di cina donk?? huft, aku merasa kesepian lagi.." cibir yesung..
" kayaknya sih gitu hyung.." kyuhyun menjawab dengan setengah mencibir.. dasar Magnae evil
" trus kalian menginap dimana saeng??" tanyaku pda mreka berdua
" kami menginap dihotel hyung.. gak jauh kok dari sini^^"
" sampai kapan kalian disini?" tanyaku lagi
" mungkin 2 mingguan hyung.." jawab Zhoumi.
@seoul,09 oktober 2012@
-Henry POV-
Letih sekali hari ini!!
Kegiatan hari ini benar benar membuat ku pusing dan teramat sangat lelah..!!
Walaupun bagaimana letihnya aku harus tetap bertahan, demi impianku dan juga ELF yg sudah mendukungku!!
Hari ini aku baru saja pulang dari latihan koreagrafi bersama hyngdeul yang lain. untung latihanya sudah selsei, akupun beranjak pulang~ ku liat jam ditanganku dan ternyata skrang jam 23.00 KST. Bayangkan…!! Tubuhku yg sudah sangat letih semakin terkuras..
Hmmm beginilah derita artis, batinku.
Tapi capek ku seketika hilang saat aku bisa berkumpul dengan Hyungdeul di Superjunior, mereka selallu menjagaku dengan baik^^. Apalagi besok lusa aku ulang tahun, bisa ku bayangkan kejutan apa yang mereka berikan padaku di dorm,xixixi
::: Side Pov, at Super Junior Dorm :::
- Jaeyi POV-
“ah Oppa, besok uri Mochi ulangtahun.. ootokeh?" rengek ku pada Hyukkie oppa~ Ya, hyukkie oppa tau persis kalo Mochi adalah dongsaeng kesayanganku. meliat tingkahku, hyukkie oppa hanya menjawab simpul~
" memangnx kenapa aegi ya?" balasnya~
" Aish oppa, Kita belum menyiapkan kejutan untuknya oppa!! masa' kita tidak merayakanya??” kata ku pada hyukkie oppa lemas..
“Kamu benar chingu ah, karna kesibukan kita dan juga oppadeul, kita jadi melupakan hal2 kecil seperti ini~ kalo kamu enggak bilang, aku sudah pasti lupa... hehehe" jawab hyorie sambil memainkan Psp Kyuhyun.
" Ne chagi kamu bener.. aku juga hampir lupa kalo sebentar lagi si Henry ultah.. kamu pintar^^" ucap kyuhyun sambil mengelus rambut hyorie dengan sayang..
" Ya, cho kyuhyun, yg pintar itu bukan Hyorie tapi aku. aku kan yg duluan mengingatkan kalian tentang ulangtahun Mochi. dasar kau ini, masih muda tapi sudah pikun." ejek ku sambil melempar bantal ke arahnya.
" Ya!!! Aish, Kim Jaeyi, beraninya... huft, untung kau yeojanx Hyukkie hyung, kalo tidak..." ucap kyu menggantung
" kalo tidak, kau mau apa hah?" tantangku.. sngguh aku tidak takut sama sekali menghadapi si maknae satu ini.
" Ya kalian berdua, kenapa jadi bertengkar sih? kepalaku pusing, jadi semakin pusing mendengar ocehan kalian!" lerai teukppa padaku.
" Abiznya kyuhyun yg mulai duluan Oppa... hikz :"( " rajuk ku sambil berpura2 nangis didepan teukppa. rayuanku rupanya tidak mempan, karena teukppa balik menonton tivi.
" sudah2, tadi kan kamu bahas ultahnya Henry, nah sekarang lanjutkan! apa idemu untuk ultahnya besok?" tanya teukppa lagi
" hmm begini oppa.. sebenarnya aku ingin memberinya surprise party kecil2an, gak terlalu Wow tp bisa berkesan untuknya. masalahnya aku bingung, dengan surprisenya Oppa~" jawabku.
"Yaa Oppadeul, aku punya Ide!!!" tiba2 hyorie berteriak dengan lantang (?), hingga membuat Oppadeul yg lain terkejut.
" Yaa.. Chagi, kamu bkin aku kaget tau!!" gerutu kyu
" Kamu punya ide apa chingu?" tanyaku
" Begini chingu dan oppadeul... *Bla...Bla...Bla...* otte? ideku bagus kan?" tanya hyorie
" Ne saeng, idemu lumayan bagus.. tidak mewah tapi menurutku itu akan membuat Henry terkesan. lagipula idemu juga tidak membutuhkan banyak persiapan. aku setuju! bagaimana dengan yg lain? tanya Donghae oppa pada kami.
" ne SeSUJU!!!" Jawab kami kompak.
" oke kalo gitu, besok pagi, rencana ini harus sudah mulai jalan ya oppadeul ^^" ucap hyorie, dan aku beserta yg lain mengangguk! Mianhae henry ah~, batinku.
::: side Pov, End:::
10 Oktober 2012
-Henry Pov-
"Hoammm" aku menguap panjang.. ku lirik jam di hapeku dan ternyata ini sudah jam 7 pagi.
drdrdt...drdtdrt... hapeku berbunyi, dan ternyata leeteuk hyung menelpon.
"Ne hyung, waeyo?" tanyaku
" Henry ah, mampir ke dorm sebentar ya, kamu makan pagi bareng kita.. otte?
" oh okey hyung, no problem^^, akan ku ajak ZhouMi hyung sekalian.."
" ok, aku tunggu didorm kalo begitu.. annyeong~" ucap leeteuk hyung dan langsung mematikan telponya.
tak membutuhkan waktu lama, aku langsung membangunkan ZhouMi hyung, dan mengajaknya ke Dorm.
@Dorm
" ah dongsaeng, masuklah..." Sungmin hyung membukakan pintu dan menyuruh kami masuk. didalam dorm ternyata semua member sudah pada berkumpul diruang tengah. aku dan ZhouMi hyung menghampiri mreka yg tengah menonton acara berita di televisi sambil memakan sandwich yg mungkin disiapkan oleh ryeowook hyung. tanpa ijin, aku langsung mengambil 1 sandwich dipiring.
" Ya, henry ah, kenapa sandwichku kamu makan hah?" bentak kangin hyung., aku langsung tersedak begitu ditegur olehnya. kenapa dia marah, padahal sebelumnya aku begini juga tidak pernah dimarain.
" Oh Mianhae hyung, aku pikir sandwich tadi tidak ada yg punya jadi aku ambil.. kebetulan aku lapar hehehe" jawabku memecah ketegangan,
" makanya, kalo mau apa2 itu ijin dulu, jgn main comot (?) aja~" sindir leeteuk hyung sinis.
Aish, mereka kenpa sih, sensi banget sama aku, ckckckck.. sabar Henry ah, sabar, ini masih pagi! ucapku pada diri sendiri.
" Oia kalian lagi liat apa, serius sekali?" tanyaku lagi.
" kamu tidak liat kita sedang nonton berita apa? kamu ini berisik sekali, aku jadi ketinggalan beritanya!" siwon hyung menjawab pertanyaanku dengan sedikit galak dan langsung menghambur ke meja makan. aku menatap punggungnya, "aish salah lagi salah lagi "
" dongsaeng ah, jangan berdiri disitu, kamu menutupi pengliatanku.. aku jadi tidak bisa menonton tivi!" protes Jaeyi nuna padaku.ah ya aku baru sadar kalo daritadi posisiku membelakangi tivi. aku langsung minggir, dan bermaksud mencari tempat duduk agar aku bisa menonton tivi bersama yg lainya. nasib sepertinya tidak berpihak padaku, karna tidak ada celah sedikitpun disofa.
" kamu mau duduk saeng?" tiba2 kyuhyun hyung bertanya padaku. dan spontan aku menganggukan kepalaku.
" duduk aja dibawah.. tenang aja lantainya udah bersih kok." jawabnya padaku sambil menunjuk lantai tepat dibawahnya. akhirnya mau gak mau, aku menuruti usulnya. huft, ini sebenarnya kenpa sih?? tanyaku pada diri sendiri.
" Dongsaengdeul, hyungdeul, kajja sarapan.. makanan uda siap!" teriak sungmin hyung dari arah dapur. karna kami semua kelaparan, kami langsung bergegas menuju dapur.
" Ya henry ah, tolong ambilkan kami semua piring ya..." aku mengangguk menuruti perintah shindong hyung dan langsung mengambil piring2 untuk mereka semua.
" Ya oppa cepetan donk... aku laper banget nih!" omel hyorie padaku. gimana mau cepet, kalo aku disuruh ambil 14 piring, kan harus bolak balik biar piringnya gak jatoh "
" Iya Iya, bawel~" balazku pada hyorie yg tentu saja ku pelankan suaraku saat mengucapkan bawel.
" Mwo, kamu bilang Hyorie apa hah? jangan cari perkara de kamu!" Upzz ternyata kyuhyun hyung mendengar kata2ku barusan. aku cuma bisa menunduk menyesalinya.
" Udah.. udah.. kajja makan, aku lapar" ucap hyuk hyung mencairkan suasana. akhirnya mereka pun langsung mengambil makanan yg ada di atas meja. aku menunggu mereka selsei mengambil makananya, aku tidak mau mengambil duluan, nanti malah kena tegur lagi.
" Eo, kamu gak makan?" tanya siwon hyung. belum sempat aku menjawab, tiba2 siwon hyung menyelaku lagi, " kamu gak suka sama makananya?" tanyanya lagi. "ani hyung, aku suka kok.." jawabku.
" kenapa gak kamu ambil?" dia bertanya lagi. "aku menunggu semua hyungdeul selsei ambil, baru aku.." jawabku.
" alah alesan!" balasnya dan langsung keruang tivi sambil membawa priingnya.
arghhh rasanya pengen aku banting piring yg ada ditanganku, tapi aku tahan karna aku berada di rumah mreka! sabar2, hiburku pada diri sendiri. akupun langsung mengambil beberapa lauk dipiringku dan ku lahap dengan mantap.
aku tak tau berapa lama aku makan saat kusadari sungmin hyung sedang bersiap2 dan menghampiriku yg masih asik makan. ku tanya dia,
" Hyung rapih banget, mau kemana?"
" Aigooo Henry ah, kenapa makanmu belum selesei? kamu seperti anak kecil deh yang makanya lama~" ucapnya balik sambil berkacak pinggang.
" Loh, memang kita mau kemana hyung?
"hari ini kita ada take vocal buat lagu baru superjunior M!" ucapnya, dan member yg lainpun menuju kemari.
" ayo hyung, kita berangkat!" ucap siwon hyung. begitu dia meliatku yg belum slsei makan, dia melotot kearahku seakan ingin menerkam (?)ku.
" Ya, kamu kenapa masih disini? cepat berkemas sana!" bentaknya padaku. aku langsung menyudahi makanku dan mengambil beberapa barang dan mengikuti mereka.
-Zhoumi Pov-
Kasian si Mochi, awalnya aku bertanya2 kenapa mereka terlalu jahat padanya, saat kami semua makan, Jaeyi tiba2 menarik lenganku untuk mengikutinya ke kamar, dan ternyata itu semua adalah rencana mereka untuk memberikan Henry kejutan di hari ulangtahunya. dan aku juga ikut diminta Jaeyi untuk ambil bagian dalam rencana mereka. Not Bad, menurutku dan aku langsung mengiyakan permintaanya. seperti sekarang didalam Van, ku liat wajahnya murung, pasti dia merasa badmood karna di marain oleh hyungdeul.sesampainya di ruang latihan, kami langsung melakukan pemanasan terlebih dahulu baru setelahnya take vocal pertama lagu kami. rencana ini rupanya tidak hanya memerdeul di superjunior yg tau, tapi Pelatih disini juga ikut diminta mengerjai Henry. seperti sekarang, saat kami tenga take vocal, pelatih vocal kami terus2an menyindir Henry karna Nadanya salah terus.
" Henry ssi, bisa tidak kamu serius sedikit! aku capek memberitaumu terus.. dari tadi kok salah mulu'" omel pelatih kami pada Henry.
"mianhae seongsanim, saya sudah menuruti apa yg anda katakan tapi kenapa anda bilang saya salah terus.." ucap Henry.
" Ya, yg jadi pelatih vocal disini siapa, kamu atau saya? kalo saya bilang kamu salah, ya itu berarti kamu memang salah.." omel pelatih kami lagi.
" Ne mianhae seongsanim" ucap henry.
" Ya Henry ah, dengarkan apa yg seongsanim suruh.. gara2 kamu, waktu istirahat kita jadi berkurang. aratso!" omel hyuk yg ikut2an memarai Henry.
" Ne aku akan tidak mengulanginya lagi." ucap henry sambil membungkukan badanya pertanda minta maaf. tapi sayang, pelatih vocal kami terlanjur marah dengan kesalahan henry dan meninggalkan studio begitu saja.
" See, gara2 kamu, latihan vocal kita hari ini gagal!" Siwon hyung berkata sambil memandang sinis ke arah henry.
" ah, kamu sih bikin gara2 Henry~" omel Kyuhyun lagi.
" aku kan tadi sudah minta maaf.." jawab Henry Polos.
" memang dengan kamu minta maaf, masalah selsei gitu? gak semudah itu lah~" balas Hae tak kalah sinis.
" huft, gara2 satu orang, kita semua yang kena imbasnya.." Sungmin mengeluh lagi.
" untung disini tidak ada leeteuk hyung, seandainya dia ada, mati kau Henry! dia akan marah besar kalo ada diantara kita yg tidak serius latihan. seperti kamu sekarang." ucap hyukjae lagi. sungguh aku cuma bisa geleng2 kepala meliat situasi ini. muka Henry menunduk makin dalam meliat semua Hyung2nya memarainya. aku tau, dia sedang menahan airmatanya.
sesi take vocal pun berhenti dan akan dilanjutkan setelah makan siang. aku dan yang lain pun memutuskan untuk pergi kesebuah restoran untuk mengisi perut kami dan untuk istirahat sejenak.
"Hyung, aku gak ikut ya... aku makan disini saja~" tiba2 Henry berkata padaku dengan lirih. aku mengerutkan kening mendengar permintaanya, " Kenapa kamu tidak ikut dengan kami henry ah, ayolah ikut saja "kataku mencoba merayunya. dia sedikit ragu, tapi akhirnya dia tidak bisa menolak ketika ku seret tanganya pelan menuju Van.
" Hya, kalian berdua ini lama sekali..." protes siwon hyung pada kami.
" Ini hyung, Henry yg bikin lama~" ucapku lagi. semua member menoleh ke arah Henry dengan tatapan garang(?).
"Kau lagi, Kau lagi... ckckck hobimu bikin kami naik darah aja dari tadi pagi!" omel kyuhyun padanx. Henry lagi2 hanya bisa menunduk. jujur aku kasian sekali padanya.
-Jaeyi Pov-
Rasanya aku ingin tertawa meliat Dongsaeng kesayanganku di marain habis2an oleh Oppadeul~ setiap tidak ada Henry aku selallu terkikik dan hampir tidak bisa diberhentikan meliat sikap lugunya yg meminta maaf kepada kami. tapi maaf Mochi, sandiwara ini belum selsei xixixi.
setelah selesei istirahat, kamipun kembali ke studio untuk take vocal lagi. dari pagi sampe sekarang, aku sengaja tidak mengajaknya berbicara, agar terkesan aku juga sedang marah padanya dan diapun sepertinya juga tidak brani untuk mengajak ku bicara.
" Henry ssi!" aku kaget saat Kim seongsanim (Pelatih vocal kami) membentak Henry dengan lumayan keras hingga membuatku tersadar dari lamunanku. " Kalo kamu tidak serius, silahkan keluar dari sini!" ucapnya lagi. aku smakin bingung, aku lantas bertanya kpda Hyorie.
" Chingu ah, Wae gurae?"
" Henry daritadi gak serius latihanya, itu yg membuat Kim seongsaenim jengkel~" jawabnya lirih
" kenapa dia gak konsen? tanyaku lagi
" Nan molla chingu, mungkin dia kehilangan semangat karna kita marain terus dari tadi pagi."
huft,, kasian Mochiku :"(
" Jwesonghamnida seongsaenim, mungkin aku sedang lelah~" jawab Henry pelan. rupanya jawaban Henry bukanya membuat suasana membaik tapi malah menjadi buruk..
" apa katamu? kamu pikir cuma kamu saja yg lelah, saya jauh lebih lelah daripada kamu!" bentak Kim seongsanim padanya~
" Jebbal seongsanim saya tidak ingin menambah masalah, kasihan hyungdeul yg lain.."
" saya tidak peduli! kalo seandainya kamu serius, ini semua pasti tidak akan terjadi!"
" Ne seongsaenim saya tau, dan saya minta maaf.." ucap Henry dengan membungkukan kepalanya.
" Terlambat! saya sudah kecewa... kalian pulanglah, take vocal hari ini cukup sampai disini!" Balas Kim seongsanim dan berlalu pergi. sepeninggal Kim seongsaenim, semua oppadeul menatap Henry dengan tajam seakan mau membunuh(?). sadar akan tatapan hyungdeulnya, henry sekali lagi meminta maaf, tapi...
" Plakkkk" sebuah tamparan mendarat dipipinya yg mulus.
" Ya Hyung, kenapa aku ditampar?" suaranya bergetar saat mengatakan itu.
" itu hukuman yg pantas untukmu. liatlah, hari ini kacau balau & itu semua karnamu. mengerti!" bentak siwon oppa.
" dan kamu tau akibat dari perbuatanmu ini hah?" tanya Donghae.. Henry hanya menggeleng2kan kepalanya.
" Kita pasti akan dimarain oleh SooMan seongsanim. dan itu semua KARENAMU!" ucap donghae penuh emosi.
" Aish, dasar kau pembuat masalah~" serobot kyuhyun lagi.
ckckck aku miris meliat suasana di studio sekarang... aku ingin mengatakan pada Henry kalo ini semua hanya akting, tapi aku tidak bisa..
" Sudahlah, ayo kita pulang..." kata sungmin oppa membuyarkan suasana tegang ini.
tanpa banyak kata2 kami semua mengemasi barang2 kami dan bergegas menuju Van, begitu juga dengan Henry.
" Kau, mau apa naik ke Van?" hadang siwon oppa kepada Henry yg mau masuk.
" A..aku juga mau pulang hyung..."
" karna kamu sudah mengacaukan take vocal hari ini, sebagai hukuman, kamu pulang sendiri!" ucap siwon oppa lagi. aku membulatkan mataku mendengar ucapanya barusan. apa gak terlallu kejam, henry dibiarkan pulang sendiri? jarak dorm ke studio ini jauh sekali, naik Van saja membutuhkan waktu skitar 2 jam perjalanan. aku mau protes, tapi tanganku ditahan hyukkie oppa dan juga Hyorie. mereka berdua kompak menggeleng2kan kepalanya.
" Ta,,tapi hyung, ini jauh sekali.." ucap dongsaengku lagi.
" kamu kan bawa uang, pakai uangmu untuk membayar transportasi umum~ Okey!"
" baiklah hyung, aku mengerti." jawabnya lesu.
" Inget ya, langsung pulang ke Dorm, awas saja kalo malam ini kamu gak kesana, bisa dipastikan kamu akan mendapat masalah besar!" ancam Haeppa. Henry cuma manggut2 dan hanya bisa berdiri pasrah didepan van kami yang hendak melaju.
- Hyorie Pov-
" Bwahahahahahahahahaha...." aku tertawa cukup lama didalam van hingga membuat Oppadeul menatapku dengan heran termasuk dengan Jaeyi.
" puas sekali tertawamu chingu ah~" tanya jaeyi padaku yg masih tertawa.
" haha kau tau chingu, aku puas sekali meliat wajah sedihnya hahaha" balasku lagi.
" kamu enak saeng, tidak melakukan apa2.. aku sangat merasa bersalah kepadanya, terlebih aku tadi menamparnya. pasti tamparanku itu sangat sakit diwajahnya.." ucap siwon oppa lesu.
" ah tenang aja oppa, mungkin saat puncaknya tiba, henry oppa akan memaafkan kita. awalnya aku gak sempet berpikir akan adanya tamparan, tapi ku akui walo kejam, akting oppa the best^^, I'm Proud of you oppa~" jawabku santai sambil menepuk2 pundaknya pelan.
" kau tau chingu ah, aku rasa sikap evil kyuhyun sedikit banyak sudah menular kepadamu.." ucap Jaeyi.
" hehe mungkin kamu benar chinguku sayang ah, aku jadi tidak sabar menunggu reaksi2 apalagi yg akan terjadi didorm ^^" ucapku bersemangat!
" apa kita gak terlallu kejam saeng?" tanya ryeowook oppa
" hmm sebenarnya kalo dibilang kejam sih enggak oppa, tapi sedikit keterlaluan saja hehe" jawabku lagi sambil tertawa. aku tak tau kenapa hari ini aku suka sekali tertawa, mungkin karna moodku hari ini sedang baik~
" kamu kenapa sih hyorie, obatmu habis ya, sikapmu aneh, aku jadi takut..." sindir Haeppa padaku. hahay, yakin haeppa takut denganku?
" O wae? aku kan gak gigit oppa, knpa oppa takut? apa oppa mau aku gigit?" balasku evil padanya. meliat tingkahku yg sedikit aneh hari itu, oppadeul hanya bisa geleng2 kepala termasuk kyuhyunku. haha Today is the funny day for me ^^
-Henry Pov-
akhirnya sampe juga di dorm. Jam 22.00 KST! ah ulangtahunku tinggal 2 jam lagi. dengan semangat aku menuju lift, saat pintu lift terbuka, aku kembali teringat dengan kejadian tadi siang. hmm, mreka masih marah gak ya sama aku? aku bertanya pada diriku sendiri sambil meraba perutku. Ah ya, aku ingat,aku belum makan malam, aku tadi hanya memakan jajanan kecil yg dijual dipinggiran jalan. sebenarnya aku mau mampir makan dikedai, tapi karna takut pulang terlambat, aku membatalkanya. sesampainya didepan pintu dorm,aku langsung memncet tombol dan pintunya terbuka.
Dorm sepi sekali seperti tidak ada orang`
" Kau kemana saja henry ah~ memberdeul yg lain sudah sampai jam 7 tadi, kenapa kamu baru pulang jam segini? kamu pasti mampir kesuatu tempat kan?" selidik yesung hyung. ku liat yesung hyung sudah memakai piyama. apa mungkin oppadeul sudah tidur tanyaku dalam hati.
"ah mianhae hyung, tadi kereta bawah tanahnya telat datang dan bis yg menuju kesini juga jarang lewat, makanya lama." ucapku.
" Ouw begitu, ya sudah kajja tidurlah~" ucap yesung hyung lagi.
" tidur? yang lain kemana semua hyung, kok dormnya sepi sekali.."
" semuanya sudah tidur Henry ah, mereka kelelahan., kau ini cerewet sekali!" jawab yesung hyung sambil meneguk airputih didapur.
" kalo tidak ada lagi yg kamu tanyakan, aku mau tidur lagi. Jaljjayo.." ucapnya dan berlallu meninggalkanku.
" changkaman hyung.." kataku, dan yesung berhenti.
" ne ada apalagi?" jawabnya malas2an.
" a..aku lapar hyung.. apa ada sisa makanan untuk ku?" tanyaku setengah berharap.
" Mianhae saeng, masakanya habiz semua.. sebenarnya siy tadi ada, tapi karna jam 9 kamu belum pulang jadi kami habiskan. kami berpikir, kamu pasti sudah makan. sudah ya, aku ngantuk. Jaljjayo" jawab yesung hyung santai dan pergi ke kamarnya.
aku menatap punggungnya sendu.
Ku lirik jam ditanganku, jam 23.15 KST! Apa mereka semua tidak ingat kalo sebentar lagi hari ulangtahunku? karna aku tidak percaya mereka melupakan hari spesialku begitu saja, aku berjalan pelan2 membuka pintu kamar hyung2ku. mulai dari kamar Leeteuk hyung-Kyuhyun Hyung semuanya tidak ada yg tidak tidur. Hopeless! itulah yg ada di otak ku saat ini. karna tidak mau kecewa lagi, aku langsung masuk kedalam kamar.
" Tega sekali mereka padaku.." aku berkata pada diriku sendiri sambil memukul2 bantal.rupanya aksiku ini membuat ZhouMi hyung bangun. aku berharap dia tidak melupakan hari ulangthunku.
" Eo saeng, udah dateng?"
" ne hyung, barusan kok.." jawabku lesu.
" Baguslah, kajja tidurlah, besok kita ada pemotretan cover album pagi2, kamu tidak mau dimarain lagi kan?" tanya Zhoumi hyung padaku.
" ne hyung, jaljjayo.." jawabku. belum ada 10 menit ku dengar dengkuran ZhouMi hyung menghiasi (?) kamar ini. huft, aku semakin merasa sedih. karna tak tahan dengan situasi ini, aku mencoba menidurkan mataku. berharap hari esok tak ada.
1 menit
2 menit
5 menit
10 menit
15 menit
20 menit
25 menit
30 menit
"Aish, kenapa mataku tidak mau terpejam" rutuk ku kesal.. aku mengacak2 rambutku frustasi, dan tanpa sadar meliat hapeku, dan kalian tau, sekarang tepat jam 00.00 KST!
aku beranjak dari tidurku dan membuka laptopku guna mengurangi rasa kecewaku kepada mereka. Twitter, yup situs inilah yg pertama kali terlintas di otak ku.
setelah berhasil Log-In, aku membuka mentionanku dan WOW!!! sudah banyak teman2, kluarga, dan ELF yg mengucapkan selamat ulang tahun padaku. suasana disini sangat kontras dengan apa yg terjadi di twitter. tanpa sadar, aku menangis di malam ulang tahunku sendiri. menangis di depan laptop kesayanganku sambil menyanyikan lagu selamat ulangtahun untuk ku sendiri, di kamar yg gelap dan sunyi. (uaaaa poor bgt henry oppa)
aku membuka salah satu kiriman video dari kluargaku. saat video itu berputar, tangisanku smakin tak bisa aku bendung, aku tak peduli lagi jika ZhouMi hyung terbangun gara2 tangisanku ini.
Kluargaku saja yang berada di kanada sangat peduli padaku, tapi kenapa mreka semua tidak ada yg peduli??
-Zhoumi POV-
samar2 Aku mendengar suara menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Henry, dongsaeng kesayanganku. Maafkan hyung, Henry… dan ku dengar sesenggukan, apa dia menangis??
Aah.. jangan menangis Henry-ya, apakah kamu menangis karna kami? Tidaak.. ini hari bahagiamu!!
Rasanya aku ingin memeluk dan menenangkan Dongsaeng ku ini, tapi tidak mungkin kan aku menghancurkan rencana kami. Sekali lagi, maafkan hyung, Henry… ^^
@Paginya@
-Jaeyi Pov-
Tanggal 11 0ktober. Yup! hari ini adalah hari ulangtahun Henry, Mochiku tersayang. senang rasanya meliat sandiwara ini berakhir. aku hendak ke kamar ZhourY untuk membangunkan mreka tapi langkahku tertahan oleh Hyorie.
" Ne chingu, waeyo?" tanyaku
" kesini dulu chingu ah, ada yg mau aku kasihtau" jawabnya sambil membawaku keruang tivi, dimana sebagian oppadeul berada disana.
" kau mau memberitau apa?" tanyaku.
" mm setelah aku pikir2, eksekusi kita kepada Henry harus tetap berjalan."
" Loh kenapa masih lanjut, hari ini kan hari ulangtahunya chingu?" tanyaku bingung,
" ne saeng ah, yg dikatakan JAeyi benar.. kita sudahi saja sandiwara ini.. sungguh aku tidak tahan.." ucap hyukkie oppa membelaku.
" Aish Oppa, aku tau hari ini adalah hari saengilnya Henry, aku berubah pikiran,, aku berpikir akan lebih bagus jika surprise puncaknya kita pindah ke malam hari jadi saat ini sampai sore, kita harus mengerjai Henry habis2an! Jeball tinggal sedikit lagi^^" ucapnya penuh tekat. aku meliat kesekelilingku, dan akhirnya aku dan oppadeul menyetujui ide gila hyorie hari ini.
" Gomawoyo oppadeul and Nae chingu^^ Muah...!" balasnya.
-Author Pov-
Henry terbangun, dan lagi2 ia kecewa!
henry meliat jam di hapenya, ternyata dia sudah tertidur lumayan lama. karna takut dimarain hyung2nya, dia bergegas mandi dan menuju meja makan untuk sarapan.
ternyata semua hyungdeulnya sudah menunggu Henry dengan wajah yg sulit diartikan, tapi sepertinya Henry mengerti akan mimik hyung2nya yang menyiratkan bahwa dia akan dimarain lagi.
dengan langkah gontai dia menuju meja makan.,
" Annyeong Hyung.. tidur kalian nyenyak?" sapa Henry saat henry sudah duduk dimeja mkan.
" Yaa Henry Lau, kenapa kamu lama sekali sih? kami disini sudah lumutan menunggumu tau!" omel kangin pada henry. yg dimarain hanya menjawab, "Mianhae hyung..."
" Maaf terus yang bisa kamu lakukan, apa dengan kata maaf, semua bisa berubah menjadi lebih baik ?"sungut kangin lagi.
" Aigoo hyung, kenapa siy Hyung pagi2 uda sewot? aku kan uda minta maaf, apa itu belum cukup?" jawab henry. mendengar jawaban henry membuat kangin naik pitam.
" Ya, kamu mau kurang ajar padaku? berani sekali kamu menyela ucapanku!!!" bentak kangin dengan emosi tinggi.
suasana meja makanpun seketika berubah menjadi mencekam. tak satu orang pun yg berbicara saat makan, hingga
" Oia Oppa, kemaren oppa sampe dorm jam brapa?" hyorie tiba2 berbicara pada henry..
" sekitar jam 11-an " jawab henry tanpa ekspresi.
" kenapa malam sekali? kamu mampir ke suatu tempat ya?" tanya donghae penuh selidik kepada henry.
" aniyo hyung, kalo hyung tidak percaya, tanyakan saja pada yesung hyung, karna semalam, aku sudah menjelaskan alasan telatku," jawab Henry yg tidak memandang donghae.
" Ok, kali ini aku percaya padamu dongsaeng ah~"
" Oia hyung Kalian tau sekarang tanggal berapa dan hari ini hari apa?" tanya henry lagi berharap hyung2nya mengetahui bahwa hari ini adalah hari ulangtahunya.
" sekarang tanggal 11 Oktober hari kamis. waeyo? kamu lupa ingatan ya?" jawab hyukjae acuh..
" aniyo hyung, aku cuma bertanya saja tidak lebih,," balas henry dengan murung.
- Leeteuk Pov-
saat dia bertanya hari ini tanggal berapa,aku merasa miris. aku ingin menangis tapi aku coba menahanya untuk tidak mengeluarkanya didepan Henry.
aku merasa ada yg berbeda denganya hari ini. sepertinya dia sedang sakit karna aku meliatnya tidak bersemangat dan bertenanga. makanan yg dia ambilpun tidak sebanyak seperti biasanya.
"Kau sakit Henry?" tanyaku. saat aku bertanya semua dongsaeng2ku memandang ke arahnya.
" anio hyung, aku tidak apa2 kok" jawabnya sambil sedikit tersenyum. ntah knpa aku merasa dia berbohong, tapi aku tidak mungkin bertanya lagi karna takut menghancurkan sandiwara ini.
"HOEKSSSSS" tiba2 Henry muntah dan berlari ke kamar mandi. aku dan yang lain berpandangan cemas dan langsung mengikuti henry ke kamar mandi. henry ternyata mengkuncinya dari dalam sehingga aku dan yg lain tidak bisa masuk. ku gedor2 pintunya..
" Dongsaeng ah~ gwenchana?" tanyaku dari luar pintu kamar mandi.
" Hueksss... huekssss...." muntahanya terus terdengar keras dari arah luar pintu kamar mandi. aku semakin panik, aku takut terjadi apa2 denganya..! tidak hanya aku, tapi semua dongsaengku juga, begitujuga dengan Jaeyi dan Hyorie.
" Nan gwenchana Hyungdeul,noona~" balasnya sambil menepis tanganku yang ingin mencoba meraba keningnya. dia kembali ke meja makan dan melahap makananya.
" Jangan merepotkan kami Henry ah~ makanlah yg teratur biar kamu tidak sakit. karna kalo kamu sakit, kerjaan kita akan berantakan! aratso!!" nasehat siwon padanya, si henry cuma manggut2 lesu.
-Henry Pov-
ughh perutku sakit sekali.. dan puncaknya saat makan pagi, aku memuntahkan apa yang aku makan. aq juga tidak tau kenapa bisa beginni. Ouw mungkin dari semalam, ani, mungkin dari sore perutku belum terisi apa2 jadi sekarang terasa sakit.
aku bertambah kesal saat kembali makan, aku mendengar omongan siwon hyung "Jangan merepotkan kami Henry ah~" memang dia pikir aku anak kecil apa, harusnya dia memberiku semangat disaat aku sakit seperti ini bukan malah berbicara seperti itu! apalagi mreka semua tidak memberiku ucapan selamat ulang tahun...!
setelah makan, kami berangkat menuju studio guna membuat cover album terbaru kami. suasana tidak beda jauh dari kemaren, hanya saja kali ini mereka tidak banyak mengomeliku.
yg berangkat hanya member superjunior M saja sedangkan Jaeyi noona dan hyorie mendadak tidak ikut! awalnya aku kaget dan ingin bertanya, tapi meliat suasana tidak mendukung, maka akupun hanya diam saja.
- Hyorie Pov-
“Bagus sekali, Henry sudah pergi. Kasian sekali dia, aku sudah melihat ekspresinya kecewanya tadi!!” kata Shindong oppa.
“tenang aja oppa, kalau tidak begini.. kapan lagi… sekali sekali kita melihat ekspresi yang berbeda di hari ulang tahuunya, dan ini hanya untuk sementara koq!!” kata ku si empunya ide.
“Kita tidak akan keterlaluan kan, saeng?? Aku takut nanti Henry marah padaku!” tanya leeteuk oppa memastikan.
“Pasti, oppa!! Tenang saja!!” kata Hyorie mantap.
“Kajja oppa, sebaiknya segera kita persiapkan semuanya sebelum Henry datang!” kata Jaeyi.
“Baiklah, aku akan membagi tugas dahulu. Biar cepat selesai!” kata Leeteuk.
“Karna kemaren sore,Wookie & SUngmin sudah membuat Tart dan memasak makanan, Kangin, Shiindong, dekor ruang tengah dorm kita sebagus mungkin!”
“Yesung, tiup balon dan beli perlengkapan yg lain”
“ Jaeyi, Hyorie, kalian tolong pergi ke supermarket membeli cola karna cola disini habis." ucap leeteuk oppa kepada kami.
“Aku akan membeli persiapan pesta nanti malam dan kado untuknya! Arraseo??” tanya teuk.
“Ne, hyung… arraseo!” jawab mereka serempak dan mulai sibuk dengan tugas tugas mereka.
- Donghae Pov-
di studio, kami semua langsung digiring ke ruang make Up untuk dirias. banyak sekali potongan2 baju yang harus kami kenakan hari ini dan bisa dipastikan kami akan lama berada disini.
sesi pemotretan sesi pertama berjalan sukses, dan sekarang kami dberi waktu untuk istirahat,.
saat aku ketoilet, samar2 aku meliat Henry ngobrol dengan beberapa staff. karna aku penasaran, akupun mendengarnya~
"Henry ssi, saengil chukkae ya^^" ucap salah 1 orang fans kepadanya, Henry terliat sumringah..
" Gomawoyo Noona..." jawabnya..
" Oh iya i have something for you, aku letak kan di mobilmu ya^^" ucapnya lagi
" an ne noona gamsahamnida..." balas Henry lagi.
ah, aku sungguh merasa bersalah kepadanya~ ~
sesi kedua pemotretanpun berlanjut, kami sudah memakai baju yg berbeda dari sesi pemotretan yang pertama, ku liat hapeku, ternyata ada sms dari Hyorie.
" Oppa, pulang jam berapa? persiapan kita sudah selsei, tinggal menungggu kalian pulang saja~"
" mungkin sekitar jam 5an hyorie.. waeyo?"
" umm masih lama berarti^^, jangan lupa ya oppa, oppadeul disana harus tetap marain Henry biar feelnya lebih dapet.. oke Haeppa"
"ne ne hyorie, kamu tenang aja..."
" oia kelupaan, nanti bisa kan henry pulangnya terpisah dengan oppadeul yg lain.."
" Trpisah, maksudnya?"
" begini oppa, jadi oppadeul bisa suruh Henry oppa ke supermarket sebentar untuk membeli Soju, nah saat Henry oppa uda masuk, oppadeul sms dia bilang kalo kalian harus segera balik ke dorm, jadi dari supermarket ke dorm, Henry oppa biar jalan kaki. toh jaraknya cuma 1 kilo kan dari dorm.. jangan lupa ya Haeppa, sampaikan ini ke oppadeul yg lain.."
"Oh begitu.. ne ne Hyorie, rencanamu akan kita jalankan. ada yg lain?"
" hehe gak ada oppa, itu aja^^ hmm lagi istirahat ya oppa? cepet banget balas smsku.."
" sebenarnya bukan istirahat hyorie ah~ aku sedang menunggu giliran untuk dipoto^^"
" ow ok de, see u at dorm ya oppa, and Hwaiting^^"
" gomawoyo Ny. Kim hyo rie..."
setelah bersmsan ria dengan hyorie, sekarang tiba giliranku untuk dipoto. urutan pemotretan kali ini diatur berdasarkan yang tertua jadi si Henry kena giliran akhir.
saat asik difoto, tiba2 aku mendengar suara yg keras sekali..
" GUBRAAAKKKKKK...." ku torehkan kepalaku mencari sumber suara, ternyata suara gaduh itu ada didepan pintu, akupun meminta ijin untuk ikut meliat apa yg sedang terjadi. begitu aku tau, aku langsung melongo.. Uri Mochi Pingsan. ku hampiri Henry, begitujuga dengan yg lain.
" Henry Ya, Irreona!!1" ucapku sambil menepuk2 pipinya. nihil. dia tidak menjawab.
" ayo Hae, kau angkat dia, kita rebakan dia disofa" tunjuk siwon hyung padaku. aku langsung menggendong dan merebahkanya disofa.
" kenapa bisa seperti ini?" tanya sungmin hyung panik.
" Uisa...kita harus menghubungi Uisa" ucap zhoumi hyung tak kalah panik.
" biar aku saja yg menghubunginya..." jawab ryeowook.
setelah ryeoowook menghubungi Uisa, sesi pemtretan pun ditunda gara2 insiden ini. aku cemas sekali meliatnya yg tiba2 pingsan. aku langsung menelpon dorm.
" Yeobseyo..."
" Yeobseyo , Hyorie?" tanyaku
"ne oppa ini aku.. waeyo?"
" Henry pingsan saeng..!"
" MWOOOO? trus, bagaimana keadaanya sekarang?" tanya Jaeyi. terdengar sekali suaranya berubah panik.
" dia belum sadarkan diri saeng, kami sudah menghubungi Uisa dan dia sedang dalam perjalanan menuju kemari" jawabku.
" Aku ingat, semalam, Henry bilang lapar, tapi karna kita sudah menghabiskan makananya, kupikir dia tidak makan semalaman." ucap yesung hyung. kini aku smakin mengerti, kenapa tadi pagi dia muntah.. perutnya. Ya, pasti perutnya yang tidak kuat!
" Aigoo, kasian Henry.. kupikir kemaren dia makan disuatu tempat.." balas Jaeyi lesu.
" Oia hyorie, apa rencana ini tetap dilanjutkan ato berhenti sampe disini?" tanyaku lagi.
" harus tetep jalan oppadeul.. kita sudah susah2 bkin surprise ini masa' harus berhenti..."
" oke baiklah, sampai jumpa nanti sore ya, Uisanya sudah datang. Annyeong~"
" annyyeong, jaga dia oppadeul" ucap Jaeyi sebelum aku mematikan ponselku.
Uisa datang dan dia langsung memeriksa Henry. kata uisa, Henry kelelahan dan juga Maagnya kambuh jadi dia Pingsan. aku sedikit bernafas lega mendengar jawaban Uisa, ternyata dia tidak sakit parah. setelah memberinya suntikan vitamin dan beberapa obat, Uisa pun pamit pulang. dan kami menunggu Henry hingga sadar.
" ennnggg, aku dimana?" erang Henry lemah..
" kamu sudah sadar?" tanyaku, si Henry mengangguk lemah.
"kamu tau saeng, kami hampir jantungan (?) meliatmu pingsan... bisa tidak kamu tidak membuat kita kawatir..." omel Sungmin.
" Mi..mianhae hyung" jawabnya pelan.
" Aish, kamu itu selalu bilang Mianhae..mianhae..lama2 aku bosan mendengarnya!" celutuk kyuhyun. mendengar omelan kami, aku liat Henry menangis. aish, aku smakin tidak sanggup melanjutkan sandiwara ini!
" Ya.. kenapa kamu malah menangis?" bentak siwon hyung padanya~
" ke..kenapa kalian jahat sekali padaku? aku salah apa pada kalian?" ucapnya masih dalam keadaan menangis. sungguh aku tidak kuat lagi, aku langsung berjalan menuju pintu studio untuk menenangkan hatiku. mianhae..mianhae.. dongsaeng ah~
- HyukJae Pov-
" ke..kenapa kalian jahat sekali padaku? aku salah apa pada kalian?" tanya Henry pada kami. tak lama mengatakan itu, aku liat Donghae kluar dari studio, aku tau mungkin dia merasa bersalah pada Henry.
" kamu tanya apa salahmu kan? salahmu itu banyak!! kemarin kamu mengacaukan take vocal dan sekarang kamu juga mengacaukan sesi pemotretan. sebenarnya mau mu itu apa sih? jangan seperti anak kecil yg tidak punya tanggung jawab!" omel siwon hyung lagi.
" bukan aku yang iingin PINGSAN!!! dan aku juga bukan anak kecil lagi hyung!!" bentak Henry kepada kami. aku kaget! sebelumnya Henry tidak pernah berbicara keras kepada kami. ku rasa kali ini Henry benar2 marah.
" Hey..Hey.. Henry.. pelankan suaramu.. kau ini, tidak ada sopan2nya sama sekali terhadap orang yang lebih tua!" ucapku.
" Ini makanlah.. kata Uisa, Maagmu kambuh" ucap siwon lagi sambil menyodorkan kotak makanan. si Henry hanya diam saja, tidak menyentuh kotak makanan yg diberikan oleh siwon.
" Wae? knpa gak kamu ambil? kamu jangan cari masalah deh, kalo kamu gak mau makan, kalo sakit lagi bagaimana??" oeml siwon hyung bertubi2.. akhirnya dengan muka masam Henry mengambil kotak makanan yg diberikan oleh siwon dan memakanya. sedangkan kami meninggalkanya sendirian.
-Author POV-
Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 KST
para member merasa lega karna pemotretan hari ini berjalan lancar, walopun sempat tertunda gara2 insiden kecil. dan kini mereka semua mengemasi barang2 mereka menuju dorm untuk beristirahat. saat di dalam Van, semuanya terliat diam tidak ada yg berbicara, begitu juga dengan Henry. alhasil, sepanjang perjalanan menuju dorm, hanya kesunyian yg menemani(?) mereka.
" Stop!!" teriak kyuhyun.. hyung2nya dan Henry meliat kearahnya..
" waeyo Kyu kok minta brenti?" tanya donghae padanya..
" sepertinya aku ingin minum hyung, disana ada supermarket kan? bisa tidak kita mampir sebentar untuk membeli beberapa soju dan anggur.." ucapnya..
" ow oke baiklah~"
" Ya Henry ah~ bisa tidak kamu yang turun membelikan Soju dan anggur? aku pegal.. jeballl" ucap kyuhyun lagi pada Henry. karna tak ingin ribut, Henry langsung turun dari Van untuk membelikan pesanan kyuhyun.
setelah memastikan Henry masuk kedalam supermarket, Vanpun kembali melaju menuju dorm.
" Hyung, kau saja ya yg sms Henry.. sepertinya Henry takut padamu."
" Aish kamu ini.. jangan melempar pekerjaan padaku!" itukan tugasmu, jadi lakukanlah~" siwon menolak permintaan kyuhyun.
" oke oke hyung, aku yg akan mengsmsnya..."
Jam 8 PM KST
-Henry Pov-
aku turun membelikan pesanan kyuhyun hyung, setelah selsei aku membayar barang belanjaanku, aku kluar dari supermarket hendak naik lagi kedalam Van. tapi tunggu, mreka kemana? jangan bilang mreka meninggalkanku sendirian disini!!!
Drdrdtdt...drdrdtdrdrdt.. ternyata ada sms masuk,
" Ya dongsaeng ah~ mian ya kami meninggalkanmu, tiba2 aku ingat ada yg harus aq selseikan didorm.. tidak apa2 kan kamu ke dorm dengan berjalan kaki? jaraknya tidak terlallu jauh juga,, oia jangan lupa soju yg sudah kamu beli, kamu taroh didapur ya.. dan kemungkinan saat kamu sampai,di dorm tidak ada orang karna kita semua pergi menemui SooMan seongsaenim. ku beritau pswort dorm kami, Saaphire Blue. oke saeng, jeongmal mianhae"
aku mendengus kesal membaca sms dari kyuhyun hyung.. mau bagaimana lagi? aku harus balik kesana kan.. kuputuskan untuk berjalan kaki sambil bersenandung mengurangi rasa kecewaku kepada mereka.
::: Side Pov, Author Pov:::
-Dorm suju-
“Hyung, kita sudah selesai daritadi, kenapa Henry belum sampai juga?” tanya Wookie.
“Benar hyung, apakah dia ngambek kepada kita?” tanya Eunhyuk juga.
Leeteuk yang ditanya hanya diam saja, sejujurnya ia juga cemas, gimana kalau seandainya prediksi mereka benar??
“Molla, kita tunggu saja.” Kata leeteuk.
“Tenanglah oppa, Henry oppa pasti dateng koq!” jawab Hyorie sambil tetap konsentarasi pada PSP kyuhyun. Dasar Hyorie, saat2 seperti ini, dia sempat2nya bermain games -__-" !
" Dia menuju kemari Hyung.. aku meliat Gpsnya dihapeku.." tiba2 ryeowook berteriak membuat semua orang yg ada didorm kaget.
mereka semua langsung menyiapkan segala seseuatunya.
~10menit kemudian~
Henry datang dan langsung masuk ke dorm mereka. Tapi apa yang terjadi?
Dorm sangat gelap, dan Henry paling benci dengan gelap.
" Hyung! Noona! Hyorie ah! oddiega??" kata Henry memanggil hyung2nya...
" ah iya aku lupa kalo mereka sedang pergi menemui SooMan seongsaenim" kata Henry lagi sambil tanganya mencari sakelar lampu.
Saat tangannya akan menghidupakn sakelar, dilihatnya samar samar sebuah kue ulang tahun dengan lilin angka 23 di atasnya, Henry pun langsung menangis terharu. Serentak dengan itu pulalah lampu dihidupkan dan dilihatnya semua member suju hadir, kecuali Heechul dan Hangeng hyung.
" Saengil chukkae hamnida"
" saengil chukkae hamnida"
" saengil chukkae uri mochi"
" saengil chukkae hamnida ^^"
aku terharu!! mereka menyanyikan lagu selamat ulangtahunku dengan sangat indah..
" Oppa, ayo tiup lilinya.. nanti meleleh loh, jangan lupa buatlah permohonan. ulang tahunmu sebentar lagi akan berakhir^^" kata Hyorie dengan kue ulangtahun ditanganya. dia terliat berbeda, lebih manis,gak jutek lagi sprti kemren.
" ah ne" Henry tersenyum dan meniup lilinya. semua member bertepuk tangan saat Henry selesei meniup lilinya.
air mata Henry tak henti hentinya mengalir. Ia snagat terkejut dengan suprise party dari hyung2nya kali ini. Ia benar benar bahagia!! Neomu haengbokhae!!!
" Dongsaeng ah, jangan merusak hari bahagiamu dengan menangis terus, ingat sekarang kamu sudah 23 tahun. ingat umur!!"kata Kyu, yang di balas dengan pukulan telak di kepala Kyuhyun dari member lain. Rasakan kau, Kyu!! Hehe ^^
“Ayoo… semuanya, mari kita makan!! Aku sudah sangat lapar, aku belum makan dari tadi siang!” kata Shindong tidak sabar.
“Ayoo… kasian Shindong hyung, daritadi makanannya kami sembunyikan! Kalau tidak begitu kita hanya bisa melihat saja ulang tahun si Henry dengan tangan hampa karna makanannya pasti Shindong hyung makan semuanya.!!” Kata sungmin smabil cengar cengir, dan disambutgelak tawa dari yang lain.
-Henry Pov-
Speechless!! ternyata dugaanku salah, mereka (hyung2ku) sangat perhatian padaku. aku menangis, benar2 menangis meliat surprise kali ini. benar2 diluar dugaanku kalo mereka akan merencanakan ini semua.
" Dongsaeng ah, mianhae ya" kata siwon hyung sambil menepuk bahuku pelan. " kemaren itu kita sengaja mengerjaimu.. kita ingin liat seberapa kuat dirimu saat kita semua memaraimu.. aku benar2 menyesal telah menamparmu.."
" anio hyung, awalnya aku memang marah. sangat marah dengan kalian semua, tapi setelah meliat surprise ini, aku jadi tidak marah lagi dengan kalian^^" jawabku.
" Henry ya, kemarilah..." ucap teuk hyung dari seberang. akupun langsung meninggalkan siwon hyung dan menuju teuk hyung,
" ne hyung, waeyo?" tanyaku. leeteuk hyung membawaku ke kamarnya dan Wala~ diatas kasur leeteuk hyung banyak sekali tumpukan kado.
" itu kado kami untukmu saeng, saengil chukkaeyo" jawab leeteuk sambil mengacak rambutku pelan.
" wow hyung, banyak sekali..." ucapku. "ini benar2 lebih dari cukup hyung.."
" sukurlah kalo kamu senang saeng^^ berterimakasilah kepada Hyorie, karna dia, otak dari surprise party ultahmu kali ini" jawab leeteuk hyung.
"Hyorie, Jinjja?" tanyaku memastikan
" hu-um".
dimeja makan, semua member terliat memakan makanan dengan lahap. mereka terliat sumringah, sama sepertiku.
" Oppa suka dengan kejutanya?" tanya Hyorie ceria didepanku.
" ne saeng, aku suka banget!! aku dengar dari leeteuk hyung, Kamu ya, otak dari semua ini.." tanyaku sambil ku cubit hidungnya gemas.
" Auw oppa sakit!!!" aku hanya tersenyum geli dan langsung memeluk Hyorie pertanda terimakasih.
" Ini oppa, kuenya dimakan.." hyorie menyodorkan potongan kue padaku. ku sambut dengan hangat,
" emmm tapi sepertinya, aku harus memberimu sedikit pelajaran Kim Hyorie" balasku evil.
" O..oppa mau ngapain?" tanyanya skeptik.
"ah, aku punya ide, bagaimana kalo..." aku mengoleskan krim yg ada dikueku ke hidung, dan pipinya.. dia cemberut dan mengambil kue yg ada ditanganku. karna aku lebih tinggi, jadi ku jinjitkan kakiku supaya hyorie tidak bisa menggapainya, xixixi
" Ya oppa curang!!! yg ulangtahun itu oppa kenapa aku yg kena..." jawabnya sambil menggelitik badanku. aku menggelinjang geli. karna seranganya,tiba2 kue yg aku pegang mendadak jatuh dan Upsss, kue ku jatuh tepat mengenai kepala Hyorie.
"Oppppppppppaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" teriaknya kencang sambil memegang rambutnya yang kotor terkena kueku.
- Kyuhyun Pov-
"Oppppppppppaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" teriaknya kencang sambil memegang rambutnya yang kotor terkena kueku.
aku mendengar teriakan chagiku, aku langsung menghentikan makanku dan menuju sumber suara,
"Mwo, Bwahhhhhhhhhhhahhhhaaaaaaaahaaaaahaaaaaaa" tawaku meledak meliat kepala si hyorie belepotan kue.
" kenapa kamu menertawaiku cho kyuhyun!!1" balasnya geram.
" haha kau lucu sekali chagi.. kau tau? kamu tampak lebih cantik kalo seperti itu." jawabku usil.
" ya cho kyuhyun, awas kau ya!!" ntah datang darimana tiba2 hyorie melemparkan kue yg ada dirambutnya kewajahku dan Wala, wajahku juga ikut belepotan terkena krim.
" hyung sudah2, kajja kita makan, aku lapar hehehe" ucap Henry menghentikan perangku dengan hyorie.
"ah ayo" jawabku.
" eh tapi tunggu hyung, aku mau *Cekrik*(suara blitz kamera)" kata Henry sambil memoto hyorie dengan kamera ponselnya. akan lebih bagus kalo aku upload ke twitter.. ucapnya lagi. dan aku langsung berhigh-five denganya.
" Ya Henry Lau, Cho Kyuhyun, awas kau ya!!" dan kami bertigapun kejar2an didorm membuat suasana dorm menjadi berwarna. hyungdeul yang meliat kami tidak bisa berbuat apa2, mereka hanya menonton kami sambil menikmati makanan dengan lahap.
-END-
Otte? baguskah? lucukah?
kalo kurang bagus, mianhae chingu ah, aku uda bener2 kehabisan ide!!
disini aku bikin Hyorie ikut2an sengsara biar kamu seneng lah
koz si hyorielah otak dari ide buat ngerjain Henry,xixixixi~
NB: Wew, dongsaengku di siksa... Tunggu pembalasanku ya... :D
Gomawo buat yang udah baca... Apreciate for you who kindly leave a comment... :)
Super Junior Myeolchi ^^
My Beloved Myeolchi ^^
Kamis, 11 Oktober 2012
Kamis, 28 Juni 2012
Senin, 25 Juni 2012
Ryeowook Saengil ^^
Cast:
1. Kim JaeYi ~> Tunangan Eunhyuk/Mantan artis manager SJ
2. Kim HyoRie ~> Yeojachingu Kyuhyun/Mantan artis manager SJ
3. Jung Seorim (OC) ~> Yeojachingu Donghae
4. All SJ Member
**
NB: Mian, readersdeul. FF ini
telat postnya. Gara-gara sibuk skripsi, terus masa liburan sekolah juga udah
kelar, jadinya ffnya telat juga. Hehehe.
FF ini masih ada hubungannya
dengan FF-FF special member saengil. Cuma, aku belum sempet aja merapikan versi
panjangnya. Jadi kalo sedikit gak nyambung, mianhae *bow*
Ah, jangan kaget ya kalau
nemu typo bertebaran. Hehehe ^^V
Happy Reading…. ^_^
Prolog:
Donghae mengenalkan yeojachingunya yang bernama Jung Seorim. Namun, hampir
semua member, gak suka dengan hubungan Donghae dan Seorim. Member kerap kali
bertengkar dengan Donghae karena masalah Seorim. Orang yang paling gak suka
dengan hubungan Donghae-Seorim adalah Hyorie. Sejak awal, Hyorie sudah merasa
kalau Seorim itu bukan yeoja baik-baik. Dan saat Hyorie mengatakan ke Donghae
kalau dia memergoki Seorim beemesraan dengan namja lain, Donghae malah tidak
percaya. Padahal sebelumnya, Donghae sangat menyayangi Hyorie dan sudah
menganggap Hyorie dongsaengnya sendiri.
**
Seoul,
18 Juni 2012
19.00
-Jaeyi
POV-
Hari
ini semua member menjalani jadwal mereka masing-masing. Aku ikut Hyukkie oppa
dan Shindong oppa ke KBS untuk mensupport Wookie oppa yang ikut Immortal Song.
Sedangkan Hyorie ikut sama Kyu, Teukie oppa, Yesung oppa dan Sungmin oppa ke
press conference I AM. Hae oppa lagi syuting, begitu juga Siwon oppa. Kangin
oppa, Hangeng ge, Zhoumi ge dan Mochi, ada di dorm.
Setelah
kejadian saat syuting MV untuk 6jib
beberapa hari yang lalu(ngarang deh), keadaan di dorm ataupun di tempat lain,
kalau ada Hyorie n Hae oppa, pasti jadi hening. Sepasang oppa-dongsaeng (?) itu
berlagak ga saling kenal.
*flashback*
Saat
aku, hyorie dan oppadeul sedang berada di ruang make up untuk foto session
6jib, tiba-tiba seorim datang dan mengaku diberi tahu hae oppa soal jadwal suju
hari ini. Aneh banget? hae oppa gak mungkin ngasih tau orang luar tentang
lokasi pemotretan kecuali atas ijin member, aku dan juga hyorie. Lebih aneh
lagi, seorim minta hyorie untuk menemaninya ke toilet. Awalnya aku ingin
mengikuti mereka, tapi hyukkie oppa gak kasih ijin. Sampai akhirnya, hae oppa
lah yang bingung karena kedua yeoja itu sudah terlalu lama ijin ke toilet. Hae
oppa pun mencari hyorie dan seorim. Oppadeul yang lain, menyusul hae oppa untuk
mencari hyorie. Sayangnya aku gak bisa ikut karena PM oppa minta bantuanku
untuk memilih foto yang bagus untuk teaser oppadeul.
Entah
apa yang terjadi, sekembalinya oppadeul dari mencari hyorie (ini bahasa apa
siy?), keadaan jadi hening. aku yang penasaran mencoba mencari tau ke hyuk
oppa. Tapi, belum sempat hyuk oppa menjawab pertanyaanku, hyorie minta ijin
pulang. Dia bilang dia ingin sendiri. Aku yang takut dia kenapa-kenapa,
langsung minta ijin ke hyuk oppa untuk menyusul hyorie. Begitu di hyukkie oppa
mengijinkanku, aku pun langsung menyusul hyorie. Aku yakin, hyorie pasti ke
dorm. Karena apartemennya sudah di jual.
Dugaanku
tepat. Hyorie memang ada di dorm dan sedang menyendiri di balkon. Kegiatan
favoritnya kalau lagi ingin sendiri. Aku mencoba mencari tau apa yang
sebenarnya terjadi tadi. Dan hasilnya? Hyorie bilang kalau dia melihat seorim
di konabeans bersama seorang namja. Dia sudah berusaha memberi tahu hae oppa,
namun diacuhkan. Hyorie pun memberanikan diri menegur seorim. Tapi yang
terjadi, justru seorimlah yang menghina dan memojokkan hyorie. Hyorie yang
tidak terima dengan kata-kata seorim, reflek menampar yeoja menyebalkan itu.
Sayangnya, hal itu dilihat oleh hae oppa. Dan yang lebih mengagetkan lagi, hae
oppa justru lebih percaya pada seorim daripada hyorie yang notabene(?) adalah
dongsaengnya sendiri.
*flashback
off*
"Sayang?
Kok ngelamun? Oppa panggil dari tadi malah diem aja," suara hyukkie oppa
mengagetkanku.
'Ah
oppa, mianhae. aku gak tau oppa udah pulang,' sahutku pelan.
"Wae
gurae aegi ya? Gwenchana?" tanya hyukkie oppa khawatir, sambil duduk di
sampingku. Ah ya, aku sedang duduk di balkon sambil melihat bintang.
'Aniyo
oppa, gwenchanayo. Cuma kepikiran hae oppa sama hyorie,' jawabku lagi sambil
tersenyum, berharap hyukkie oppa gak khawatir lagi.
"Hae
sama hyorie? Memangnya kenapa?" tanya hyukkie oppa lagi.
'Mollayo
oppa. Aku cuma merasa ada yang beda dari hubungan mereka. Bukan sesuatu yang
bagus,' jawabku lemas sambil menoleh melihat keadaan di dalam dorm.
'Oppadeul,
kemana semua oppa? Mereka sudah pulang semua kan?' tanyaku ke hyukkie oppa.
"Mungkin
mereka sudah di kamar masing-masing. Masuk yuk, diluar makin dingin. nanti kamu
masuk angin lagi," ajak hyukkie oppa padaku sambil mengulurkan tangannya.
ku pun tersenyum dan menerima uluran tangannya.
'Kalau
gitu oppa mandi dulu gih. Aku bikinkan coklat hangat buat oppa dan oppadeul,'
ucapku yang dibalas dengan anggukan kepala oleh hyuk oppa.
Setelah
mengecup keningku sekilas, hyukkie oppa pun masuk ke kamar dan aku langsung ke
dapur untuk membuat coklat hangat.Sambil menunggu airnya panas, aku mengirim
pesan ke oppadeul supaya mereka ke dapur dan mengambil coklat hangatnya sebelum
tidur.
"Chingu
ah~"
-Author
POV-
"Chingu
ah~" Jaeyi yang sedang sibuk membuat coklat hangat, langsung membalikkan
badan mendengar panggilan itu.
"Eo?
Hyorie? Waeyo?" tanya Jaeyi.
"Kita
tidur di apartemen kita aja ya. Aku males disini," ucap hyorie.
"Mwo?
Tapi nanti kyu gimana? Kamu sudah ijin sama dia?" tanya jaeyi lagi.
"Sudah
kok, dia sudah ngijinin aku. Chingu ya, mau kan? Jebal," pinta hyorie.
"Ah,
arraso. Tapi aku bilang dulu ya sama hyukkie oppa," jawab Jaeyi sambil
menata gelas-gelas yang berisi coklat hangat itu di meja.
"Wah
coklat~ Masigetta," seru kyumin begitu masuk ke dapur diikuti sama semua
member.
Langsung
saja, coklat hangat buatan Jaeyi laris manis, ludes di jamah(?) sama semua member.
Jaeyi dan hyorie yang melihat kelakuan oppa mereka itu cuma bisa terkikik.
"Ah
hyukkie oppa, aku boleh gak tidur di apartemen malam ini? Aku mau nemenin
hyorie," tanya jaeyi meminta ijin.
"Ke
apartemen kalian?" tanya hyuk balik.
"Ne
hyung, ijinin jaeyi ya. Aku gak mau hyorie sendirian di apartemen," sahut
kyu yang mendapat respon tatapan aneh dari jaeyi.
"Ya
sudah, boleh," putus hyuk sambil tersenyum.
"Oppa
gomawoyo~" seru JaeRie bersamaan sambil tersenyum senang.
"Kenapa
harus tidur di apartemen saeng?" celetuk Wookie.
"Gak
kenapa-kenapa sih oppa. Cuma aku lagi males aja ketemu sama seseorang
disini," jwb Hyorie datar sambil melempar pandangan sinis ke arah orang
yang dimaksudnya.
"Sudah-sudah,
yuk ke apartemen. Sudah malam ini. Biar oppadeul istirahat," ajak Jaeyi
sambil setengah menyeret Hyorie.
"Oppadeul,
annyeonghi jumuseo... Jalja...." seru Jaeyi dan Hyorie sebelum menutup
pintu dorm.
-Hyuk
POV-
Hah,
Jaeyi ke apartemennya sama Hyorie. Sepertinya Hyorie bener-bener sebel sama
hae. Aigo~
Drrrrtttttt~
Eo,ada
sms? Ah dari Jaeyi toh, :)
From:
Nae Cheonsa :*
Oppa,
minta tolong bereskan gelas-gelas tadi ya. Tadi aku gak sempat beresin. Takut
hyorie kelepasan emosinya. Selesei beres-beres, oppa sama kyu kesini ya. Ada
yang mau aku dan hyorie bicarakan sama kalian. Okey? Muuaaach~
Haha,
beres-beres? Biar wookie aja deh yang beres-beres. :D
'Wookie
ya, nanti tolong bereskan mejanya ya,' pintaku pada wookie.
"Sip,
tenang aja hyung," jawab wookie santai.
'Gomawo.
Ah, iya, aku mau keluar dulu ya sama kyu,' ucapku lagi.
"Keluar?
Hyung mau kemana?" tanya wookie lagi.
"Mau
ke apartemen Hyorie dan jaeyi," sahut kyu sebelum aku sempat menjawab.
"Ah
arraso,' jawab wookie sambil mengangguk-anngukkan kepalanya.
'Nanti
kasih tau memberdeul ya kalau mereka nyari kami,' pintaku pada wookie sambil
menyusul kyu yang sudah ada di pintu dorm.
"Ne
hyung," jawabnya.
Akupun
hanya menyunggingkan senyum untuk ucapan terima kasihku sebelum menutup pintu.
-Hae
POV-
Setelah
Jaeyi dan Hyorie yang pamit ke apartemennya, sekarang hyuk sama kyu juga ke
apartemen mereka. Tadi hyorie bilang kalau dia males disini. Pasti ini
gara-gara aku. Aish~ kenapa jadi kayak gini? Apa hubunganku sama seorim sudah
keterlaluan di mata mereka? Hhhh~
Jujur
saja, aku merindukan dongsaengku, hyorie, yang ceria dan selalu manja sama aku. Aku juga merindukan jaeyi. Aish~
aku harus bagaimana?
"Hae
ya, wae gurae?" tegur yesung hyung padaku. Ah ternyata aku sudah melamun
terlalu lama. Dan aku masih dalam keadaan berdiri di dekat ruang latihan.
'Gwenchana
hyung,' jawabku pelan sambil duduk di sofa di depan tv. Ternyata hampir semua
member ada disana.
"Ya,
gotjimal. Kamu itu gak pintar berbohong hae ya. Ada apa?" selidik heechul
hyung.
'Aniyo
hyung, nan jeongmal gwenchana,' jawabku, masih berusaha menutupi perasaanku.
Tapi aku masih sempat melempar senyum ke wookie waktu dia memberikan coklat
hangat ke aku. Coklat buatan jaeyi.
"Hae
ya, kamu sedang memikirkan hyorie dan jaeyi kan? Kangen sama kedua yeodongsaeng
kita itu kan?" tanya sungmin hyung.
TAK!!!
Tepat
sasaran. Aku cuma bisa terdiam menanggapi pertanyaan dari sungmin hyung.
'Aku
ke kamar dulu. Aku mau istirahat. Jalja,' pamitku pada yang lain.
Aku
butuh sendiri. Aku butuh menenangkan pikiranku. Tanpa menunggu jawaban dari
memberdeul, aku langsung naik ke atas.
-Jaeyi
POV-
Aku
ada di apartemenku sekarang bersama hyorie, kyu dan hyukkie oppa. Ah, bukan
apartemenku, tapi apartemen kami, aku dan hyorie. Karena apartemen kami yang
letaknya di depan dorm ini di sewa sama sungmin dan siwon oppa untuk kami. Dan
apartemen kami yang lama dijual karena terlalu jauh dari dorm.
"Hyorie
ya, kenapa tidur disini sih?" tanya hyukkie oppa begitu dia sampai di
apartemen.
"Malas
di dorm oppa. Malas ketemu sama ikan. Lagi pula, aku pengen diskusi sama jaeyi.
Mau bikin surprise party kecil-kecilan," jelas hyorie panjang lebar.
'Surprise
party? Buat siapa chingu?' tanyaku bingung.
"Aish,
pasti lupa deh. Chinguku sayang, ini kan bulan juni. Cuma satu orang aja yang
ulang tahun di bulan ini," jawab hyorie lagi.
'Aish,
jangan main tebak-tebakan. Aku lagi males nih. Nugu?' tanyaku lagi.
"Ah
aku ingat. Wookie saengil," seru kyu tiba-tiba dan langsung mendapat
hadiah jitakan dari hyorie.
"Ya!
Cho Hyorie~" seru kyu lagi sambil mengusap-usap kepalanya.
"Panggil
dia hyung, Mr. Cho," ucap hyorie sengit.
-Hyuk
POV-
"Panggil
dia hyung, Mr. Cho," ucap hyorie sengit setelah mendengar kyu yang dengan
santainya menyebut nama wookie tanpa embel-embel(?) hyung.
Dasar
magnae satu itu. Kebiasaan bener deh manggil hyung-hyungnya dengan nama tanpa
tambahan 'hyung' dibelakangnya. Hahaha, benar-benar evil deh. :)
"Hahaha,
makanya kyu, jangan sok evil itu. Kena jitak kan hasilnya," sahut jaeyi
sambil menahan tawanya.
"Ish~"
dengus kyu setelah mendengar kata-kata Jaeyi. Aku cuma bisa tersenyum melihat
kelakuan mereka.
'Jadi
gimana hyorie ah? Kamu punya ide apa?' tanyaku mencoba kembali ke tujuan
awal(?).
"Eum,
untuk awalnya, aku butuh jadwal kalian semua oppa. Biar gak bentrok dan gak
jadi masalah sama kantor," jawab hyorie.
'Hm,
kayaknya aku bisa bantu untuk jadwal. Tunggu sebentar, aku ambil ipadku dulu di
dorm. Kalian diskusi awal dulu aja,' ucapku sambil berdiri.
'Sayang,
ikut?' tanyaku pada jaeyi sebelum membuka pintu.
"Aniyo
oppa, aku lagi males. Tapi aku butuh bantuan oppa untuk mengajak oppadeul
kesini. Jadi kita bisa diskusi bersama sekalian sama mereka," jawab jaeyi.
"Ah
benar juga. Oppa tolong ya, ajak oppadeul. Tapi jangan sampai wookie oppa
tau," sambung hyorie.
'Eo,
arraso. Tunggu ya," jawabku sambil keluar dari apartemen mereka.
-Teuk
POV-
"Hyukjae
ah, katanya lagi di apartemen jaeyi?" suara kangin membuatku menghentikan
sebentar kegiatanku di dapur.
"Aku
cuma mau ambil ipad hyung. Jaeyi sama hyorie butuh jadwal kita," Q dengar
suara hyuk menjawab pertanyaan kangin.
Sesampainya
di ruang tengah, aku hanya melihat member yang lain yang sedang santai.
'Eo?
Hyukjae mana? Tadi aku dengar suaranya?' tanyaku.
"Ambil
ipad katanya hyung. Mau ngasih jadwal kita ke jaeyi dan hyorie," jawab
kangin tanpa mengalihkan tatapan matanya dari tv, sama seperti yang lain.
Baru
saja aku mau kembali ke dapur meneruskan kegiatanku yang tertunda, tiba-tiba
hyuk muncul.
"Eh
hyung, hae, wookie sama sungmin hyung kemana?" tanyanya padaku begitu
masuk ke ruang tengah dan bergabung dengan yang lainnya.
Ya
memang saat ini yang ada di dorm cuma aku, Heechul, Yesung, Kangin, Shindong
dan Kibummie. Sedangkan Siwon masih syuting di taiwan. Hangeng, Zhoumi dan
Henry juga masih ada pekerjaan di beijing.
'Sungmin
sama wookie kan lagi di sukira. Kalau hae, tadi sih dia pamitnya mau
menenangkan diri. Dia ada di Handel & Gretel sekarang. Waeyo? tanyaku
balik.
"Bagus
kalau begitu. Kalian ikut aku ke apartemen jaeyi. Mereka gak mau kesini. Palli,
mereka mau diskusi sesuatu sama kita semua," jawab hyuk sambil berdiri.
"Diskusi
apa sih?" tanya Shindong.
"Mau
bahas saengilnya wookie ya?" tanya Yesung.
Ah
benar, beberapa hari lagi saengilnya wookie. Aish, kenapa aku bisa sampai lupa
kayak gini sih? Babo leader -_- (dibakar angels)
"Sudah,
nanti juga tau. Aku tunggu disana ya. Jangan lama-lama," seru hyuk sambil
keluar dari dorm. Aigo anak itu~
Setelah
hyuk menghilang, kami semua pun mulai bersiap-siap ke apartemen jaeyi dan
hyorie. Ya meskipun apartemen mereka cuma di depan, tapi tetap saja, butuh
sedikit persiapan. Takut kalau-kalau tiba-tiba ada ELF yang nongol(?). Kan gak
lucu. Hahahaha... :D
-Yesung
POV-
"Annyeong~"
seru kami semua begitu sampai di apartemen kedua yeodongsaeng kami itu dan
membuka pintunya.
"Ah,
oppa ngagetin aja~" protes hyorie sambil mengerucutkan bibirnya.
Kami
hanya tertawa melihat tingkahnya. Ya wajar sih kalau hyorie atau jaeyi jadi
sebel. Kebiasaan kami memang rada ajaib. Mentang-mentang sidik jari kami ada di
list password apartemen mereka, kami sering main nyelonong masuk. Gak peduli
apapun yang mereka lakukan di dalam, yang penting kami bisa masuk. Hahaha~
"Serius
amat sih? Sampai-sampai gak dengar suara password kebuka?" tanya teuk
hyung yang sudah duduk di samping jaeyi diikuti yang lain. Aku memilih duduk di
kursi meja makan.
"Jadi
tanggal 20 benar-benar free ya? Gak ada jadwal lain selain sukira?" tanya
jaeyi.
"Sepertinya
sih begitu. Benar kan hyung? Tanggal 20 kita gak ada jadwal kan?" tanya
hyuk sambil memandang kearah teuk hyung.
"Ne,
gak ada. Cuma latihan aja pagi sampai siang. Setelah itu free kecuali
sukira," jelas teuk hyung.
"Bagus.
Jadi kami bisa fokus ke surprise buat wookie oppa. Sedangkan oppadeul, semua
harus kerja sama buat bikin wookie oppa nangis. Otte?" usul hyorie.
'Memang,
full planning kalian seperti apa?' tanyaku.
-Heechul
POV-
"Memang
full planning kalian seperti apa?" tanya yesung.
Ya
aku cuma mau mendengarkan aja kali ini. Nanti aja lah kalau diperlukan, baru
aku akan buka suara. Hehehehe~
"Nah
itu dia oppa, kami juga masih bingung. Wookie oppa kan gak gampang kepancing
emosinya cuma gara-gara masalah sepele. Otteyo? Kami juga perlu ide dari
oppadeul," jawab hyorie.
Hm,
ide buat ngerjain wookie ya? Sepertinya asyik juga. Ku lihat hampir semua
member sibuk dengan pikirannya masing-masing. Mereka pasti sibuk mencari ide.
Hm~
'Bagaimana
kalau di bikin natural aja? Kita manfaatkan masalah yang ada. Tapi kita bikin
besar masalah itu,' usulku sambil tersenyum evil.
"Maksud
oppa?" tanya jaeyi dengan raut bingung.
'Begini
lho dongsaengku sayang, kita.......(*skip rencana),' usulku lagi.
"Wah
boleh juga tuh. Okey oppa, aku setuju," sahut jaeyi yang diikuti sama
semua member.
"Tapi
aku juga harus pastikan, semua member ada disini pada saat eksekusi(?). So,
siapa yang menghubungi siwon oppa, zhoumi ge, hangeng ge, dan mochi?"
tanya jaeyi.
'Aku
yang hubungi hangeng,' ucapku.
"Aku
urus zhoumi dan siwon. Aku juga akan minta zhoumi untuk ngurus henry,"
usul hyuk.
"Terus
yang kasih tau sungmin oppa?" tanya hyorie.
"Dia
aku yang urus chagi. Kamu tenang aja," jawab kyu.
"Bagus
kalau begitu, semoga semua lancar. HWAITING!!!" seru jaeyi yang langsung
diikuti sama semua member.
Hahaha,
its show time. Mianhae wookie ah~ *evil smirk*
Seoul,
20 Juni 2012 23.00 KST
Dorm
SJ
-Wookie
POV-
Beberapa
hari ini suasana gak enak banget. Sejak kejadian waktu syuting MV itu, keadaan
gak juga membaik. Terutama sejak jaeyi dan hyorie lebih memilih tinggal di
apartemen mereka dan jarang main ke dorm ataupun ikut kegiatan kami, semua jadi
uring-uringan. Hyungdeul, bahkan kibummie, kyu dan henry jadi gak semangat
menjalani jadwal mereka. Aku sih sudah pernah coba ngomong sama jaeyi dan
hyorie supaya mereka ikut lagi kalau kami ada jadwal. Tapi mereka menolaknya
dengan alasan yang sama, gak mau ketemu sama donghae hyung. Aigo ottokeh? Aku
gak mau seperti ini terus.
'Hyung,
ajak jaeyi sama hyorie kesini ya. Kita makan malam bersama hari ini,' pintaku
pada hyuk hyung yang kebetulan ada di dapur.
"Aigo
wookie, kamu kan tau sendiri mereka gak mau kesini kalau ada hae. Kamu mau
mereka perang lagi?" sahut hyuk hyung.
Ya
sih, resikonya besar kalau sampai yeodongsaengdeul kesini terus ketemu sama hae
hyung. Pasti bakal ribut lagi. Apalagi hari ini hae hyung seharian di dorm
karena gak ada jadwal. Hh~
"Kamu
coba deh ajak mereka berdua kesini. Siapa tau mereka mau kalau kamu yang
ajak," usul hyuk hyung.
'Ah,
ne aku coba deh hyung. Aku minta tolong hyung kumpulin memberdeul ya. Aku
telpon jaeyi dan hyorie dulu,'jawabku.
"Okey,
serahin aja sama aku, Hahaha," sahut hyuk hyung dan langsung menuju kamar
memberdeul.
Aku
langsung mengambil hpku dan menekan nomor jaeyi.
Tuuuttt......
Tuuutttt......
JY:
Yoboseyo oppa?
'Eo,
saeng ah, sudah tidur kah?' tanyaku begitu jaeyi mengangkat telponku.
JY:
Belum kok oppa. aku sama hyorie lagi nonton film. Waeyo?
'Kalian
ke dorm dunk. Kita makan malam bareng. Kalian pasti belum makan kan? Oppa sudah
masak banyak banget di tambah pesen juga dari konabeans. Mau ya?' bujukku.
JY:
Kami memang belum makan sih oppa. Tapi, aku tanya hyorie dulu deh. Kalau dia
mau, kami kesana. Tapi kalau gak, nanti aku kabari oppa lagi deh.
'Jebal
saeng, usahakan ya. Oppa kangen banget sama kalian,' rayuku lagi.
JY;
Aku usahakan ya oppa, Annyeong~
'Arraso.
Annyeong~' ucapku sambil menutup sambungan telponku.
Setelah
selesai menelpon, ku tata semua makanan di meja makan. Semoga saja mereka
berdua mau dinner disini.
-Author
POV-
"Uwah
wookie ah, banyak banget makanannya. Ada acara apa nih?" tanya hangeng
begitu melihat banyaknya makanan di meja makan.
Ya,
hangeng, zhoumi, henry dan siwon, sudah sampai di dorm sejak pagi. Mereka
sangat antusias dengan rencana jaeyi, hyorie dan member untuk meramaikan ulang
tahun wookie.
"Oh,
hehehe aku ngundang jaeyi sama hyorie untuk ikut makan malam sama kita semua
disini. Makanya aku bikin banyak makanan," jawab wookie sambil tersenyum.
Member
lain pun bereaksi sama seperti hangeng saat melihat banyaknya makanan.
"Wookie
ah, bagaimana mereka? Mau ikut makan disini?" tanya hyuk.
"Mollayo
hyung. Tadi jaeyi bilang, dia mau bicarakan dulu sama hyorie. Kalau hyorie mau,
ya mereka kesini. Tapi jaeyi belum hubungi aku lagi," jelas wookie.
"Kamu
yakin ngundang mereka kesini wookie?" tanya hae datar.
"Ne
hyung, aku yakin. Ini kan hari ulang tahunku. Jadi aku ingin makan-makan
bersama semuanya," ucap wookie lagi.
Drrttt...
"Ah,
jaeyi sms," seru wookie sambil membaca pesan di hpnya itu.
"Otte?
Mereka mau?" tanya teuk yang penasaran.
Wookie
masih tetap membaca sms di hpnya itu, dengan raut wajah yang gak bisa di tebak.
Seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Wookie
ah," tegur yesung pelan.
Wookie
cukup terkejut dengan panggilan yesung barusan.
"Ah,
mianhae hyung, aku ngelamun. Habis baca sms jaeyi, aku baru ingat kalau masih
ada beberapa hal yang aku lupakan untuk makan malam kali ini," ucap wookie
dengan tatapan meminta maaf.
"Gwenchana.
Terus, jaeyi dan hyorie bagaimana? Mereka mau?" tanya teuk lagi.
"Eum,
jaeyi bilang, dia dan hyorie mau kesini asal gak ada seorim," jawab
wookie.
"Well,
kami juga gak mau kalau yeoja itu ada disini," celetuk kangin.
"Yeoja
itu punya nama hyung. Namanya seorim," sahut hae sinis.
"Whatever~"
respon kangin cuek.
Member
yang lain cuma bisa geleng-geleng kepala melihat dan mendengar respon kangin
yang secuek itu. Padahal, apa yang dilakukannya barusan, sudah cukup memancing
emosi hae.
"Ish~,
sudah-sudah. Hyungdeul bantu aku deh nyiapin peralatan untuk makan. Aku mau ke
minimarket dulu. Mau beli cola buat jaeyi dan hyorie. Persediaan disini tinggal
sedikit," lerai wookie sambil buru-buru mengambil jaket, dompet dan juga
hpnya, lalu bergegas keluar dari dorm.
Tanpa
disadari oleh wookie, sungmin mengikutinya dari belakang. Ikut keluar dari dorm
guna memastikan kalau wookie benar-benar sudah turun. Begitu lift yang
membawa(?) wookie bergerak turun, sungmin pun langsung bergegas kembali ke dorm
untuk memberitahu member yang lain.
"Aman.
Suruh mereka kesini hyuk. Kibummie, giliranmu juga sekarang," ucap
sungmin.
Hyuk
dan juga kyu langsung keluar dari dorm untuk menjemput yeoja mereka. Sementara
kibum juga ikut keluar dorm dan menyusul wookie. Saat kyu, hyuk, kibum dan wookie
keluar, member yang tersisa pun memberitahu hae tentang planning mereka malam
ini.
"Hae
ya, untuk kali ini, kita bertengkar bohongan. Kita bikin wookie nangis. Ikuti
saja apa yang kami lakukan dan kami katakan. Bersikap senatural mungkin,
okey?" ucap heechul pada hae.
"Ne
hae ya. Lumayan kan, kita bisa sedikit melepas kangen ke kedua yeodongsaeng
kita malam ini. Aku tau kamu merindukan mereka," tambah sungmin.
Hae
terdiam, memikirkan tawaran dari hyungdeulnya itu.
"Ne,
aku mengerti," sahut hae.
Cklek!
"Annyeong~"
suara sapaan dari pintu, membuat semua member yang ada di ruang tengah langsung
berhamburan(?) menyambut mereka.
"Wah
dongsaengie, bogoshipo~" seru kangin sambil tersenyum lebar.
"Hahaha,
nado appa. Ah oppadeul, bantuin kami dunk," sahut jaeyi.
"Ige
mwoya?" tanya teuk sambil melihat barang-barang yang dibawa jaeyi, hyorie,
serta kyu dan hyuk.
"Perlengkapan
perang. Hehehe~" jawab hyorie yang sontak membuat semua member tertawa.
"Ya'
palli. Keburu wookie datang," seru kyu yang langsung mendapatkan bonus
death glare dari hyorie.
"Mr.
Cho~" ucap hyorie dingin.
Kyu
pun menyadari kalau dia, lagi-lagi, menyebut nama hyungnya tanpa sopan santun
alias tanpa embel-embel hyung. Dia pun nyengir ke arah hyorie dengan tampang
innocentnya.
"Hehehe,
mian chagi. Wookie hyung maksudku tadi," koreksi kyu sambil cengengesan.
Akhirnya
semua member pun mulai membereskan barang-barang itu, termasuk kue tart untuk
wookie. Setelah selesai, mereka semua berkumpul di ruang tengah, yang sesuai
kesepakatan, dijadikan TKP untuk mengeksekusi(?) wookie.
Drrrtttt....
Suara
getaran hp mengalihkan perhatian member yang tengah bersiap-siap memasang(?)
ekspresi marah.
"Ah,
kibummie oppa sms. Katanya mereka sudah keluar dari minimarket. Its show time
oppadeul," ucap jaeyi sambil tersenyum.
"Yeay,
oppadeul fighting," seru hyorie penuh semangat.
"Okey,
kita mulai dengan diem-dieman. Terus, hae oppa kasih celetukan yang sekiranya
bisa bikin semuanya langsung tersulut emosinya. Otte?" usul jaeyi sambil
memandang ke arah hae.
"Sip,
hanya celetukan ringan kan? Beres~" jawab hae yang disambut senyum oleh
jaeyi.
"Tapi
aku punya satu syarat untuk bantu kalian," tambah hae.
"Syarat?
Syarat apa?" tanya jaeyi sambil mengerutkan dahinya, bingung.
"Gak
susah kok. Aku cuma minta salah satu dari kalian berdua, nemenin aku syuting
besok dan jadi managerku. Aku sudah bilang sama manager hyung dan sudah di
kasih ijin. Otte? Kalian tenang aja, aku pastiin seorim gak akan datang karena
dia sekarang lagi ke italy," ucap hae.
"Yakin
dia gak datang? Kalau dia gak datang, aku mau," jawab jaeyi.
Hae
tersenyum mendengar jawaban dari jaeyi. Sedangkan hyorie, hanya diam saja tanpa
punya keinginan untuk nimbrung dalam pembicaraan itu.
"Jaeyi
ah, mereka datang," lapor yesung yang baru saja masuk ke ruang tengah.
-Wookie
POV-
Hah,
untung kibummie menyusulku ke minimarket. Kalau gak, aku pasti lupa beli soju
dan susu strawbery. Ya meski jaeyi dan hyorie gak suka kalau kami minum soju di
depan mereka, mungkin aja khusus untuk hari ini mereka kasih ijin. Hwehehehe~
"Kami
datang~" seruku dan kibummie begitu kami masuk ke dorm.
Tapi
kok, sepi ya? Hyungdeul dan dongsaengdeul ada di ruang tengah semua. Tapi kok
pada diem-dieman? Aduh, ada apa ini?
"Ah
wookie oppa, mana pesananku?" tanya jaeyi begitu melihatku sekaligus
memecah keheningan.
'Ah
itu ada di kantong plastik. Oppa belum sempat membereskannya saeng,' jawabku
masih agak bingung.
"Kalau
begitu, sini aku bantuin beres-beresnya. Aku sudah kelaparan. Hehehe~"
ucapnya sambil menggamit lenganku menuju dapur.
Sesampainya
di dapur, kami berdua membereskan belanjaan yang ku beli tadi dalam diam. Ya
sebenarnya gak terlalu banyak sih. Cuma beberapa botol soju, beberapa botol
cola dan susu. Hm, ada yang tidak beres. Jaeyi seperti gak fokus sama apa yang
dilakukan. Padahal dia yang mengeluarkan soju dari kantong belanjaan. Tapi,
kenapa dia gak berkomentar seperti biasanya?
'Dongsaeng
ah, gwenchana?' tanyaku hati-hati, mencoba memastikan.
"Ne
oppa, nan gwenchana," jawabnya lemas, lalu kembali diam.
"Oppa,
ini titipan siapa sih sojunya? Kok banyak?" tanya jaeyi, akhirnya.
'Titipan
memberdeul saeng. Gak apa-apa kan? Hari ini aja,' rayuku.
"Gak
apa-apa sih. Asal gak boleh sampai mabuk. Kalau sampai ada yang mabuk, jangan
harap aku ijinkan lagi. Arra?" ucap jaeyi.
'Yeay,
gomawo saeng~' seruku senang sambil memeluknya. Ah aku rindu memeluknya seperti
ini. :)
Selesai
membereskan belanjaan, kami pun kembali ke ruang tengah. Awalnya aku mau
sekalian membawa makanan kesana, tapi jaeyi gak ngijinin. Suasananya masih gak
enak katanya. Ya sudah, aku menurut saja. Dan ternyata benar. Hae hyung dan
hyorie masih saling diam dan itu menular ke member lainnya. Hm~
'Hyung?
Dongsaeng? Kok diem-dieman sih?' tanyaku takut-takut tapi gak di respon sama
sekali.
"Aku
punya hak jalan sama siapa aja. Kalian gak punya hak untuk melarangku. Kalian
bukan siapa-siapaku,"
CTARRR!!!
Ucapan
hae hyung barusan, membuatku bagai di sambar petir.
-Author
POV-
Dampak
dari ucapan hae itu, langsung terasa begitu nyata.
"Mworago?"
tanya hyuk pelan, namun wajahnya sudah merah, menunjukkan emosi yang sudah
mulai tersulut.
"Wae?
Gak salah kan kata-kataku? Kalian bukan siapa-siapaku. Jadi kalian gak berhak
melarangku. Aku mau pacaran sama siapa, itu urusanku," jawab hae enteng.
Hampir
semua member terkejut. Gak percaya sama kata-kata hae barusan.
"Hae
ya, maksud kamu apa? Kenapa kamu tiba-tiba ngomong seperti itu?" tanya
teuk dengan sabar.
"Aku
capek hyung. Aku dijauhi cuma gara-gara aku pacaran sama seorim. Kalian semua
sama saja. Gak ada yang menerima keputusanku," jawab hae, emosi.
"Hyung,
gak seperti itu hyung. Hyung jangan salah paham," ucap wookie berusaha
meredam amarah hae.
"Salah
paham? Salah paham bagaimana? Apa kalau aku punya yeojachingu, aku salah gitu?
Kalau aku salah, terus kalian apa? Kalian juga punya yeojachingu," ucap
hae keras.
"Hyung,
jangan berpikiran yang tidak-tidak. Bukan seperti itu maksudnya," ucap
wookie lagi.
"Bukan
seperti itu apa maksudnya? Kalian boleh punya yeojachingu, tapi aku gak,
gitu?" tanya hae sinis.
"Hyung~"
sahut wookie pelan, gak tau mau ngomong apa lagi.
"Oh,
jadi oppa sadar ya kalau kami semua gak suka oppa pacaran sama yeoja itu?"
celetuk hyorie sinis.
Hae
langsung melihat kearah hyorie. Tapi gak merespon apapun. Sementara itu, jaeyi
dan kyu yang duduk di samping kanan dan kiri hyorie, sudah mulai kasak-kusuk
mengingatkan hyorie.
"Hyorie
ah, jangan seperti itu," tegur wookie.
"Wae?
Itu kan kenyataannya oppa. Kita semua gak ada yang suka kalau hae oppa pacaran
sama yeoja itu. Atau oppa sekarang lebih membela hae oppa? Gitu?" ucap
hyorie makin sinis.
"Hah,
aku gak perlu pembela. Toh memang gak ada satupun yang setuju sama hubunganku
dan seorim kan?" dengus hae kesal.
"Hae
ya, keterlaluan kamu. Hyorie dan wookie itu dongsaengmu sendiri. Kenapa kamu
berkata seketus itu sama mereka, hah?" bentak heechul.
"Itu
bukan urusan hyung," sahut hae datar.
-Jaeyi
POV-
Aku
speechless. Entah ini bagian dari rencana, atau mereka sedang mengungkapkan isi
hati masing-masing, aku tidak tau. Semua terlihat sangat natural. Aku coba
melihat kearah hyuk oppa, ternyata dia pun melirikku dengan wajah bingung. Tapi
hebatnya, dia masih bisa memperthankan ekspresi kesalnya itu di wajahnya.
Begitu pula oppadeul lainnya. Aigo ottokeh?
BRAKKK!!!
Kami
tersentak dan langsung menoleh ke asal suara. Ternyata suara itu datang dari
kangin appa yang membanting kotak kayu yang ada di samping komputer.
"Hae
ya, jaga bicaramu!!! Sejak kapan kamu jadi gak punya sopan santun seperti ini,
hah?" bentak kangin appa yang terlihat sangat emosi.
Akupun
berdiri dan mencoba mendekati hae oppa.
'Oppa~'
panggilku.
Tapi
kemudian hae oppa mendorong tubuhku. Nyaris aja aku jatuh kalau saja tidak ada
hangeng ge dibelakangku dan menangkap tubuhku.
"Jaeyi
ah... Donghae ya..." seru oppadeul meneriakkan namaku dan hae oppa
bersama.
Tapi
aku sempat melihat hae oppa mengucapkan 'mianhae' dari sudut bibirnya. Ah, jadi
ini cuma bagian dari taktiknya aja. Hm, aku harus melakukan sesuatu supaya
oppadeul gak terpancing emosinya dan jadi berantem sungguhan sama hae oppa.
Bisa berabe kalau sampai seperti itu. Belum sempat aku bertindak, wookie oppa
tiba-tiba langsung memeluk hae oppa sambil menangis.
"Hyung
sudah, jangan bertengkar lagi. Aku mohon. Kalian sudah terlalu sering
bertengkar. Aku gak mau lihat kalian bertengkar lagi. Jebal," ucap wookie
oppa dengan air mata yang semakin deras.
Ku
lihat sekeliling. Oppadeul terperangah melihat dan mendengar apa yang dilakukan
wookie oppa ke hae oppa. Hae oppa juga cukup terkejut melihat reaksi wookie
oppa yang ternyata lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
"Saeng,
sekarang~" bisik yesung oppa yang tiba-tiba sudah berada disampingku.
Akupun
mengangguk kemudian menyeret gege untuk ikut aku ke dapur sementara oppadeul
yang lain, melakukan finishing(?).
-Teuk
POV-
Wookie
menangis. Tepat setelah hae mendorong jaeyi. Aku sempat kaget, tapi untungnya
hangeng ada di belakang jaeyi waktu itu dan menangkap tubuh limbung jaeyi.
Aigo, apa ini gak berlebihan? Aku dan member yang lain nyaris saja marah ke
hae. Tapi melihat wookie yang nangis seperti itu, jadi lupa sama amarahku sendiri.
"Hae
ya, sekalipun kamu sahabatku, aku gak akan segan-segan menghabisimu kalau kamu
berani-berani nyakitin yeojaku!!!" ucap hyuk dengan emosi yang nyata
diwajahnya.
"Cih,
saat seperti ini kamu masih bisa menyebut dirimu sebagai sahabatku? Sejak aku ngenalin
seorim ke kamu dan yang lainnya, kamu lebih cenderung membela yeoja
kesayanganmu itu kan dari pada ikut bahagia bersamaku? Sahabat macam apa
kamu!!!" ucap hae ketus.
Hyuk
terlihat sangat marah. Tapi aku gak bisa apa-apa. Aku gak punya hak untuk melerai
saat ini. Ku lihat hyuk nyaris membantah apa yang dituduhkan hae padanya, namun
terpotong oleh ucapan wookie.
"Hyung
sudah. Jebal~" ucap wookie masih dengan memeluk hae dan berderai air mata.
"Ah
sudahlah wookie, gak usah sok-sok an membelaku. Kamu itu sama aja seperti yang
lainnya. Kamu bilang kamu dongsaengku, tapi apa? Kamu juga lebih membela kedua
yeoja itu dan menjauhi aku. Ya kan?" bentak hae sambil melepas pelukan
wookie dari tubuhnya.
Tepat
pada saat itu, jaeyi dan hangeng kembali masuk keruang tengah sambil membawa
tart. Oh, time is so close now. :)
"Aniyo
hyung~" jawab wookie bergetar.
"Apanya
yang gak? Lihat, semuanya bahkan gak ada yang membela diri dengan semua yang
aku bilang. Itu artinya, semua bener kan? Sudahlah wookie, gak perlu seperti
ini. Lebih baik kamu urus aja dapur kamu itu. Masak untuk mereka dan jangan
ikut campur lagi sama urusanku. Arraso? Ka~" ucap hae dengan sedikit
ogah-ogahan.
Wookie
terperangah mendengar kata-kata hae yang seakan mengusirnya, hingga dia gak
bisa lagi berkata-kata. Sedangkan jaeyi, hyorie dan hangeng, yang berada
dibelakang wookie, sudah memberi aba-aba pada hae dengan hitungan mundur.
3...
2...
1...
"Ka~"
ucap hae lagi sambil membalikkan badan wookie menghadap kearah jaeyi dan
hangeng.
-Wookie
POV-
Aku
gak nyangka, hae hyung tega mendorong jaeyi. Apa lagi hae hyung dan hyuk hyung
sekarang bertengkar. Aku gak tahan lagi. Aku nangis dan memohon ke hae hyung
supaya gak bertengkar lagi. Tapi responnya benar-benar gak aku sangka.
'Hyung
sudah. Jebal~' ucapku masih dengan memeluk hae dan berderai air mata.
"Ah
sudahlah wookie, gak usah sok-sok an membelaku. Kamu itu sama aja seperti yang
lainnya. Kamu bilang kamu dongsaengku, tapi apa? Kamu juga lebih membela kedua
yeoja itu dan menjauhi aku. Ya kan?" bentak hae hyung sambil melepas
pelukanku dari tubuhnya.
'Aniyo
hyung~' jawabku bergetar.
"Apanya
yang gak? Lihat, semuanya bahkan gak ada yang membela diri dengan semua yang
aku bilang. Itu artinya, semua bener kan? Sudahlah wookie, gak perlu seperti
ini. Lebih baik kamu urus aja dapur kamu itu. Masak untuk mereka dan jangan
ikut campur lagi sama urusanku. Arraso? Ka~" ucap hae hyung dengan sedikit
ogah-ogahan.
Aku
terperangah mendengr kata-kata hae hyung yang mengusirku. Aku speechless
jadinya.
"Ka~"
ucap hae hyung lagi sambil membalikkan badanku menghadap dapur.
Tapi~
"SURPRISE..........
SAENGIL CHUKKAE WOOKIE OPPA~"
Mwo?
Igeo mwoya?
-Hangeng
POV-
Wookie
sepertinya terkejut begitu hae membalikkan badannya, ternyata jaeyi dan hyorie
sudah disana sambil memegang tart dan mengucapkan saengil chukkae padanya.
Ucapan yang juga langsung diucapkan oleh semua member termasuk aku. Hehehe~
"Igeo
mwoya?" ucap wookie dengan sedikit histeris.
"Hahaha~
Aigo wookie ah, kenapa kamu jadi cengeng begini? ucap hae sambil memeluk
wookie.
"Oppa,
tiup dulu lilinnya. Keburu leleh semua nih," tegur jaeyi masih dengan
senyum lebarnya.
Wookie
pun menuruti permintaan jaeyi. Dia menundukkan kepalanya sebentar lalu meniup
lilinnya.
"YEAY,
SAENGIL CHUKKAE KIM RYEOWOOK~" teriak semua member.
Sementara
itu, wookie sudah memeluk yeodongsaengnya, hyorie, sedangkan jaeyi langsung
memeluk hyuk begitu selesai meletakkan tart keatas meja. Aku tersenyum melihat
semua member tertawa riang. Hal yang selalu terjadi di setiap hari ulang tahun
member. Terutama kalau duo yeoja itu turun tangan. Hehehe.
Wookie
bergantian memeluk hyungdeulnya dan juga dongsaengdeulnya sambil mengucapkan
terima kasih. Saat dia memelukku, aku bilang padanya untuk gak gampang tertipu
sama akting member. Dia cuma tertawa menanggapi kata-kataku itu.
"Heenim,
high five," seru jaeyi sambil tertawa lebar.
Ckckck~
kolaborasi jaeyi, kyu dan heenim benar-benar bisa merubah suasana. Hahaha. Ya
semoga aja masalah hae dengan kedua yeodongsaeng itu cepat selesai. Jadi,
suasana ceria bisa terus ada di dorm ini.
"Waktunya
makan~" seru shindong sambil berlari menuju meja makan dan langsung
diikuti sama semua member.
Aku
dan teuk hyung hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka. Tapi
ya, itulah dongsaengdeulku. Aku menyukai tingkah ceria mereka ini.
-Author
POV-
Seluruh
member suju, jaeyi dan hyorie sedang menikmati makanan hasil karya(?) wookie.
Mereka makan dengan gembira. Meski masih ada sisa-sisa air mata di wajah
wookie, tapi tetap memancarkan kebahagiaan.
"Saeng,
ide siapa sih ini tadi? Sengaja ya bikin oppa nangis, ha?" tanya wookie
sambil memandang tajam ke arah hyorie.
"Hahaha,
siapa lagi oppa, yang bisa bikin oppa nangis kalau bukan trio evil itu.
Wkwkwk~" jawab hyorie.
"Hahaha,
trio setan. Baru lagi nih groupnya? Hahahaha~" seru shindong dengan
terbahak-bahak.
Sementara
itu, wookie yang mendengar jawaban hyorie, langsung melemparkan pandangan
mautnya(?) ke arah tiga orang yang di maksud.Tanpa diberi tahu pun, wookie tau
siapa aja tiga evil itu. Tapi sayangnya, tiga orang tersangka itu, tampak cuek
bebek dengan apa yang terjadi. Mereka malah asyik makan dan ngobrol bersama
hyuk, hae dan hangeng. Wookie yang merasa dicuekin, langsung mengambil sumpit
dan menuju kearah tersangka-tersangka itu.
"Ah
oppa, yuk gabung. Ini aku bikin kimbab tadi," sapa jaeyi begitu melihat
wookie berdiri dibelakang kyu.
"Kalian
ya~" seru wookie.
Lalu~
Tuk...
Tuk... Tuk...
Dengan
sekuat tenaga, wookie memukuli hyung dan dongsaengdeulnya itu dengan
sumpit.Sumpit yang terbuat dari aluminium itupun bengkok. Entah karena kuatnya
pukulan wookie atau karena kerasnya kepala korban-korbannya itu.
"Ya'
oppa... Ryeowook ah~" seru mereka bersamaan sambil mengusap-usap kepala
mereka yang baru saja menjadi korban keganasan wookie.
Member
yang melihat kejadian itupun langsung tertawa keras. Begitupun wookie. Dia
tertawa paling keras dan mengacuhkan seruan protes dari trio evil itu.
"Rasain.
Makanya jangan kejam-kejam dunk kalau bikin acara," ucap wookie sambil
menyeringai, memunculkan evil smirknya.
Hahaha,
eternal magnae berubah menjadi evil. Bisa jadi anggoto trio evil akan bertambah
satu lagi. :D
END
**
NB: Author sengaja bikin nama oppadeul dengan nama panggilan sayang
yang aku pakai ke oppadeul. Jadi maaf ya, kalo ada yang gak nyaman. Maaf juga
kalo readersdeul ngerasa gak nyaman sama pemakaian bahasa yang author pake.
Author gak pinter nyusun kata-kata.
But stil, gomawo buat yang udah baca. Yang berkenan, tinggalin jejak
ya...
Gomapseumnida... ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)










