Super Junior Myeolchi ^^

Super Junior Myeolchi ^^
My Beloved Myeolchi ^^

Senin, 09 April 2012

Siwon Saengil ^^


Author: SandyRicha89
============================================================================
SIWON SAENGIL.. ^^
-Author POV-
Acara ulang tahun Eunhyuk baru saja selesei. Saat ini, hampir semua member Super Junior dan Hyorie sudah tertidur karena kelelahan kecuali Jae couple, Eunhyuk dan Jaeyi. Mereka berdua masih menikmati kebersamaan mereka setelah dikerjai oleh seluruh member beberapa saat yang lalu. Mereka terlihat masih terlibat pembicaraan yang lumayan serius, hingga tiba-tiba, Jaeyi melihat kearah oppadeul dan sahabatnya yang sedang tertidur.
“Oppa,” panggil Jaeyi sambil menepuk pelan punggung Eunhyuk saat dia melihat kearah member yang sedang tidur.
“Eung?” respon Eunhyuk sambil melihat kearah Jaeyi.
“Waeyo aegi~ya?” tanyanya lagi.
“Lihat sini deh oppa,” jawab Jaeyi.
Eunhyuk mengikuti perkataan Jaeyi sambil membalikkan badannya mengikuti arah pandangan Jaeyi. Dan sekarang, di hadapan mereka terlihat member Super Junior yang sedang tidur dengan berbagai posisi yang susah di jelaskan. Kaki mereka saling menimpa satu sama lain. Hanya 2 orang yang terlihat mendapat posisi yang layak, Kyuhyun dan Hyorie. Mereka tidur sedikit terpisah dari para namja yang lain, dan terlihat, Kyuhyun tidur dengan memeluk Hyorie seakan melindungi yeojanya itu dari hyungdeulnya.
“HAHAHAHAHAHAHAHA.........” Jaeyi dan Eunhyuk langsung tertawa keras begitu melihat pemandangan di depan mereka.
“Aigo~ kwiyeopta...” ucap Jaeyi.
“Camkanman,” ucap Eunhyuk sambil berdiri dan mengeluarkan handphonenya, kemudian memotret pemandangan langka (?) didepannya itu.
Jaeyi terlihat berusaha menahan tawanya agar tidak meledak dan merusak kegiatan mengasyikkan yang dilakukan oleh Eunhyuk. Sedangkan Eunhyuk masih terlihat asyik memotret semua member satu per satu sambil menahan tawanya.
“Ya oppa, geumanhae. Sini, aku mau bilang sesuatu nih. Palli,” ucap Jaeyi.
“Mwo?” jawab Eunhyuk sambil memasukkan handphonenya ke saku celana dan berjalan mendekati Jaeyi.
“Oppa, hari sabtu ini kan ulang tahunnya Siwon oppa. Aku punya sedikit rencana nih,” kata Jaeyi saat Eunhyuk sudah duduk di sampingnya lagi.
“Whoa, rencana baru lagi? Apa nih? Oppa ikutan ya? Hehehehe...” tanya Eunhyuk beruntun.
“Ish~ oppa, kalau tanya itu satu-satu dong,” kata Jaeyi sambil menggembungkan pipinya kesal.
“Ne.. ne aegi~ya, mianhae,” jawab Eunhyuk sambil mencubit pelan pipi Jaeyi.
“Yaudah, tadi kan kamu bilang punya rencana untuk ulang tahunnya Siwon. Apaan tuh?” tanya Eunhyuk lagi.
“Gini oppa, ......... (skip deh rencananya, biar penasaran.. :D) Gimana menurut oppa?” jelas Jaeyi panjang lebar.
“Wah, seru tuh rencananya. Ga cuma surprise untuk Siwon, tapi juga untuk balas dendam sama mereka semua? Wah, aku excited nih. Kita mulai hari ini aja ya. Semoga semuanya bisa lancar,” ucap Eunhyuk semangat.
“Ne oppa. Aku ga terima kita di bikin pabo sama mereka semua. So, Fighting...” ucap Jaeyi tak kalah semangat, lalu tersenyum.
“Ne, Fighting aegi~ya,” balas Eunhyuk tak kalah semangat.
“Sekarang kita istirahat dulu. Kita butuh banyak tenaga untuk rencana nanti. Sini,” lanjut Eunhyuk sambil merebahkan tubuhnya di lantai, lalu menepuk-nepuk tempat disampingnya.
Jaeyi hanya tersenyum melihat kelakuan namjanya, tapi tetap menghampirinya dan merebahkan tubuhnya di samping Eunhyuk. Eunhyuk pun langsung meletakkan tangannya di bawah kepala Jaeyi untuk dijadikan bantal.
“Gomawo oppa,” ucap Jaeyi sambil tersenyum lalu mencium bibir Eunhyuk, lembut.
Eunhyuk sempat terkejut sama apa yang dilakukan Jaeyi. Tapi sekarang dia hanya membalas ciuman Jaeyi sambil sedikit melumat bibir yeojanya itu. Ciuman itu tak berlangsung lama. Jaeyi memutuskan ciuman mereka saat dia merasa kehabisan nafas. Tapi, tak ada raut marah dalam wajahnya. Justru wajahnya terlihat begitu bahagia. Begitu juga dengan Eunhyuk.
“Saengil chukkae oppa. Itu tadi kado pertama dari aku. Aku sudah siapkan yang lain untuk oppa. Tapi, nanti aja ya kalau kita sudah di hotel. Aku ga mau kadoku untuk oppa di ambil sama oppadeul yang lain,” jelas Jaeyi.
“Gomawo sayang. Eits, masih ada kado lagi? Wah, aku jadi ga sabar pengen tau apa kadonya. Tapi, kamu sudah jadi kado terindah dalam hidupku. Sekali lagi, gomawoyo Aegi,” ucap Eunhyuk sambil mencium kening Jaeyi.
“Ne oppa, jeongmal gomawo,” jawab Jaeyi sambil tersipu.
“Yuk tidur. Oppa ngantuk. Jaljayo aegi~ya,” ucap Eunhyuk sambil mulai memejamkan matanya.
“Jaljayo oppa,” jawab Jaeyi singkat.
Lalu mereka pun tertidur seperti member yang lain saat jarum jam tepat menunjuk pukul 05.00.
**
-Jaeyi POV-
Aku terbangun karena cahaya matahari yang menerobos ke dalam ruangan ini. Ah, jam berapa ini? Aku langsung melihat ke jam tangan yang ada di depanku. Oh, jam 9. MWO??? Sudah jam 9? Gawat! Bisa di telan mentah-mentah nih aku sama manager oppadeul kalo terlambat brieving jam 11 nanti. Aish, Jaeyi pabo.
'Oppa, ireonayo. Sudah jam 9 nih. Kita harus brieving jam 11 nanti. Jarak kita jauh. Palliwa oppa, ireona..' aku mengguncang-guncang tubuh Hyukkie oppa dan oppadeul yang lain untuk membangunkan mereka.
“Aegi~ya, ada apa sih? Masih ngantuk nih,” jawab Hyukkie oppa dengan nada ngantuk. Jawaban yang sama juga keluar dari mulut oppadeul yang lain.
Ish~ namja ini.
'Ya Hyorie~ya, ireona! Kita sudah telambat,' aku membangunkan sahabatku yang untungnya langsung bangun begitu mendengar kata terlambat.
“Omo, sudah jam 9? Kita benar-benar terlambat. Ottokeh?” jawab Hyorie panik.
Hm, aku ga punya pilihan lain. Kalau dengan cara ini mereka ga bangun juga, keterlaluan! Aku pun bertukar evil smirk dengan Hyorie. Haha, its show time...

-Author POV-
Diam-diam Jaeyi dan Hyorie mengendap-endap keluar ruangan dan mengambil perlengkapan untuk membangunkan member Super Junior yang masih berlayar di alam mimpi. Begitu semua perlengkapan lengkap, mereka berdua kembali ke dalam ruangan untuk membangunkan opp mereka.
“Oppadeul, kisang........ Bangun sekarang atau kalian akan menyesal!” ucap Jaeyi keras, memberikan kesempatan bagi para namja itu untuk bangun tanpa efek samping (?).
“Ya Jaeyi~ya, berisik!” jawab Kyuhyun.
“Nanti aja lah dongsaeng, masih ngantuk nih,” ucap Leeteuk pelan.
“Arraso kalau itu mau kalian. Jangan salahkan kami ya kalau ada apa-apa sama kalian,” tegas Jaeyi.
BYURRRRR........
“YA', IGE MWOYA???” teriak seluruh member begitu air yang dibawa Jaeyi dan Hyorie mampir (?) ke tubuh mereka dan membuat mereka basah kuyup.
“BANGUN SEMUA!!! KITA TERLAMBAT UNTUK BRIEVING!!!” teriak Jaeyi mengatasi kegaduhan yang dibuat oleh namja-namja itu.
“Aigo dongsaeng, kenapa harus seekstrim ini sih banguninnya? Memangnya sekarang jam berapa?” tanya Siwon pelan.
“Lihat sendiri! Aku tunggu di mobil. Kalau 5 menit kalian belum masuk mobil juga, aku pastikan kalianlah yang akan di telan mentah-mentah sama manager oppa! Arraso?” jawab Jaeyi sambil mengambil tasnya dan berjalan keluar apartemen diikuti Hyorie yang hanya bisa menahan senyum melihat tingkah Jaeyi terhadap oppadeul.
Begitu Jaeyi dan Hyorie keluar dari apartemen, semua member langsung mengeluh keras-keras, hingga,
“Dongsaengdeul, diam. Jaeyi benar, kita sudah benar-benar terlambat. Perjalanan dari sini ke hotel lebih dari 1 jam. Kita masih harus ganti baju. Kajja, aku ga mau kita semua sakit karena pakai baju basah,” ucap Leeteuk.
Mau tidak mau, seluruh member pun mengikuti perkataan Leeteuk karena mereka ga mau terserang flu karena kejadian konyol ini.
“Ish~ yeoja nyebelin. Awas aja ya, tunggu pembalasanku,” ucap Kyuhyun geram.
“Ya Kyuhyun~ah, hati-hati kalau balas dendam. Kalau salah langkah, kamu juga yang menderita lho,” kata Sungmin mengingatkan.
Kyuhyun hanya mendengus mendengar perkataan hyungnya itu. Sementara yang lain, cuma bisa terkikik geli mendengar percakapan kilat dari couple itu.
===
Setelah hampir satu setengah jam perjalanan mereka menuju hotel, sekarang mereka sudah berada di kamar masing-masing untuk bersiap-siap brieving. Disisi lain, Jaeyi dan Hyorie yang sudah selesai membersihkan diri dan bersiap-siap, langsung keluar untuk menemui manager yang lain untuk persiapan brieving. Hingga diputuskan, Jaeyi bersama sang Prince Manager, mengurus persiapan member dan juga mengawasi semua kegiatan mereka. Hyorie mendapat tugas yang sama dengan Jaeyi, hanya saja dia di beri tugas tambahan untuk mengecek sarapan member. Kesempatan absennya Hyorie di tengah-tengah para manager untuk menyiapkan sarapan, dimanfaatkan dengan baik oleh Jaeyi dengan menceritakan rencananya untuk ulang tahun Siwon dan juga balas dendam pada member lain yang sudah ngerjain dia dan Eunhyuk. Dan ternyata semua manager mendukung rencana tersebut dan berjanji akan membantu sekalipun itu bukan sesuatu yang mudah.
Saat Hyorie kembali ke tengah-tengah para manager, Jaeyi sudah selesai menceritakan rencananya bahkan sudah membagi tugas bagi para sunbaenya itu untuk pelaksanaan rencananya. Hyorie sama sekali tidak menyadari bahwa sahabatnya dan juga para sunbaenya telah memanfaatkan waktu absennya dengan merencanakan sesuatu. Bahkan Hyorie sama sekali tidak menyadari tatapan evil dari sahabatnya itu. Hahahaha... :D

-Jaeyi POV-
Aigo Hyorie~ sampai kapan kamu sepolos ini? Padahal namjamu aja evilnya ga ketulungan. Tapi kamu, polosnya juga ga ketulungan. Manager oppadeul aja yang sempat kelepasan bicara soal rencanaku buat kamu, ga kamu sadari. Ckckckck...
Ah sudahlah, ga mikirin Hyorie dulu sementara. Sekarang waktunya eksekusi ke oppadeul. Hahaha.

-Author POV-
Seluruh member Super Junior beserta manager mereka (termasuk Jaeyi dan Hyorie) sedang menikmati sarapan dengan sedikit tergesa-gesa karena mereka sudah terlambat untuk brieving.
“Aigo oppa, kalau makan pelan-pelan aja dong. Kayak ga pernah dikasih makan seminggu aja sih,” ucap Jaeyi saat melihat member Super Junior yang makan seperti orang kesetanan.
“Laper dongsaeng. Lagipula kita sudah terlambat kan?” jawab Shindong dengan mulut penuh.
“Ish, oppa jorok,” sahut Hyorie singkat yang Cuma di balas dengan lirikan oleh Shindong.
“Sudah-sudah jangan memulai pertengkaran lagi. Kalau sudah selesai makan, kita berangkat,” ucap Leeteuk menengahi.
“Ne hyung,” jawab semua member.
Pada saat yang sama, terlihat salah seorang manager mendekati mereka dan mengajak Jaeyi berbicara serius. Jaeyi pun langsung mengiyakan apa yang dikatakan sunbaenya lalu kembali ke tempat member.
“Oppa, sudah belum makannya? Kita harus berangkat ke venue sekarang. Aku harus mengantarkan kalian terus harus mengurus sesuatu. Aku ga mau berantakan,” ucap Jaeyi sambil membereskan barang-barangnya.
Hyorie yang melihat sahabatnya sedang tergesa-gesa langsung beranjak untuk membereskan urusan sarapan member dengan pihak hotel. Eunhyuk pun mengerti kalau yeojanya harus turun tangan mengurus semua hal, langsung menyelesaikan makannya dan membantu untuk membereskan perlengkapan yeojanya.
“Hyung, palliwa. Kita benar-benar sudah terlambat. Sekarang sudah hampir setengah 12, dan aku ga mau Jaeyi kecapean dan pingsan lagi gara-gara dikejar-kejar waktu untuk menyelesaikan urusan kita,” ucap Eunhyuk.
Mendengar penuturan Eunhyuk, semua member pun langsung menyelesaikan makannya dan beranjak keluar untuk menuju ke venue. (aduh bahasaku kok jadi makin mbulet gini sih? #plak)
_Skip time_
Paris, 6 April 2012 pukul 23.50
Semua member sudah bersiap untuk memberikan kejutan pada Siwon. Jaeyi dan Eunhyuk sudah memberitahukan rencana sederhana mereka untuk menyambut ulang tahunnya Siwon ke semua member beberapa hari yang lalu. Tentu saja, minus rencana pribadi mereka berdua.
Saat ini, semua member dan manager mereka sudah berada di area rooftop hotel dan menunggu kedatangan Siwon dan asistennya. Setelah selesai Super Show hari pertama tadi, seluruh member langsung kembali ke hotel, sedangkan Siwon, masih ada pemotretan dengan salah satu majalah, seperti yang direncanakan oleh Jaeyi.
Tepat saat jam berdentang menunjukkan tengah malam, sebuah sms masuk ke hp Jaeyi. Ternyata itu dari ELF yang berada di area taman hotel. Dia memberitahukan bahwa Siwon sudah datang. Jaeyi segera memberitahukan pada semuanya tentang sms itu, lalu bersiap menyambut Siwon.

-Siwon POV-
Ah capeknya. Pasti memberdeul sudah pada tidur semua nih. Mereka kan pulang lebih awal tadi. Hm..
Akhirnya sampai juga di kamarku. Pasti Shindong hyung sudah tidur. Tapi kok? Loh, mana Shindong hyung? Ku pikir dia sudah tidur. Ternyata malah ga ada di kamar. Ckckck…
Aku meletakkan tasku di atas tempat tidur saat aku menyadari ada kertas yang diletakkan di atas bantalku. Apa ini? Ku ambil kertas itu,
“Siwon ah, kau sudah datang kan? Cepat mandi, kami menunggumu di rooftop untuk makan malam. Jangan lama-lama, kami sudah kelaparan. Arraso? –Leeteuk-“
Aigo, ini sudah lewat tengah malam dan mereka menungguku untuk makan malam bersama? Aku harus cepat. Kasian mereka.

-Author POV-
Setelah selesai mandi, Siwon segera menuju ke rooftop tanpa memberitahu asisten maupun managernya. Seakan dia melupakan mereka karena sudah terlalu fokus sama nasib membernya yang belum makan dari tadi.
Begitu sampai di lantai teratas, Siwon langsung menuju tangga yang akan membawanya menuju ke atap. Disisi lain, Donghae terburu-buru kembali ke arah tempat persembunyiannya begitu selesai memberikan laporan kalau Siwon sudah datang.
Cklek…
Pintu pun di buka oleh Siwon. Namun, dia tidak menemukan siapa-siapa di atap itu.
“Hyung? Dongsaeng? Eodiya?” ucap Siwon. Dia kebingungan karena tidak menemukan seorang memberpun disana.
Tiba-tiba,
“SAENGIL CHUKKAHAMNIDA.. SAENGIL CHUKKAHAMNIDA.. SARANGHANEUN CHOI SIWON.. SAENGIL CHUKKAHAMNIDA…”
Semua member + manager dan juga kedua yeodongsaengnya, Jaeyi dan Hyorie, keluar dari tempat persembunyian mereka sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya. Siwon terkejut melihat apa yang ada di depannya, hingga dia akhirnya jatuh terduduk ditempatnya.
“Ya’ Siwon ah~ ireona. Ayo tiup lilinnya,” ucap Leeteuk pada dongsaengnya itu.
“Ya’ hyung, kau mengerjaiku,” sahut Siwon yang langsung disambut gelak tawa dari semua member.
“Ahahahaha, mianhae oppa. Ini ideku kok. Oppadeul cuma bantuin aja,” ucap Jaeyi yang mendekatinya sambil membawa tart di tangannya.
“Nah, its time to make a wish and blow your candles,” lanjut Jaeyi begitu sampai di depan oppanya itu.
Siwon pun segera menutup matanya untuk membuat permohonan. Seketika keadaan pun menjadi hening, meskipun masih ada member yang kadang terkikik melihat ekspresi Siwon. Yah, bisa di tebak dong siapa yang bersikap seperti itu? :p
Setelah selesai mengucapkan permohonannya, Siwon pun membuka matanya dan meniup lilin di atas tartnya.
“SAENGIL CHUKKAE CHOI SIWON,” Dan keheningan pun pecah karena sorak-sorai dari member yang lain. Dan teriakan pun makin menjadi begitu ada banyak kembang api meluncur ke langit di atas mereka.
“Saengil chukkahaeyo oppa,” ucap Jaeyi sambil memberikan pelukan kilat pada Siwon.
“Gomawo honey,” balas Siwon sambil tersenyum dan memamerkan lesung pippinya.
“Itu kembang api dari mana saeng?” tanya Donghae yang tiba-tiba saja sudah berada di depan Jaeyi.
“Dari ELF paris oppa. Mereka sengaja menyiapkan kembang api itu untuk memberikan ucapan pada Siwon oppa. Aku mengijinkan mereka melakukan ini, karena mereka ga mungkin ikut kesini kan?” jelas Jaeyi.
“Whooaaaa, really? Aku harus berterima kasih pada mereka,” ucap Siwon sambil mengeluarkan hpnya dan mengupdate twitternya.
Setelah itu, acara ulang tahun Siwon dirayakan dengan saling mencolekkan krim satu sama lain hingga Jaeyi mengingatkan mereka untuk segera kembali ke kamar dan beristirahat supaya ga terlambat ke venue paginya.
===
Sejak pagi, Jaeyi sudah terlihat sibuk kesana-kemari dengan hp yang menempel di telinganya. Eunhyuk yang melihat tingkah yeojanya itu cuma bisa geleng-geleng kepala.
“Aegi~ya, jangan mondar-mandir gitu dong. Kamu nanti pusing,” tegur Eunhyuk sambil merapikan pakaiannya saat melihat Jaeyi masuk ke dalam kamar mereka.
“Ne oppa, mianhae. Tapi mereka susah dihubungi. Harusnya mereka kan sudah sampai 2 jam yang lalu,” jawab Jaeyi sambil duduk di atas tempat tidur.
“Mereka lagi istirahat sayang. Mereka sudah mengabariku tadi begitu mereka landing,” ucap Eunhyuk mencoba menenangkan Jaeyi.
“Ne oppa, aku tau. Tapi mereka harus menyiapkan beberapa hal sebelum datang ke venue nanti. Mana manager mereka ga ada yang bisa dihubungi juga lagi. Apa-apaan mereka itu?” omel Jaeyi panjang lebar.
“Sudah-sudah. Sekarang kita urus yang disini aja dulu. Biarkan mereka istirahat. Nanti kita coba hubungi mereka lagi,” ucap Eunhyuk sambil menarik lengan Jaeyi dan berjalan keluar dari kamar. Jaeyi hanya diam diperlakukan seperti itu.
Merekapun akhirnya turun dan berkumpul dengan member yang lain untuk sarapan. Mereka makan dengan santai, hingga,
“Kyuhyun~ah, aku mau minta tolong sama kamu dan Hyori. Bisa?” tanya Eunhyuk yang langsung menyita perhatian seluruh member.
“Eo? Minta tolong apa hyung?” balas Kyuhyun.
“Ini. Kamu pergi ke alamat itu. Terus cari orang disana. Kamu tunjukkan aja surat ini sama penjaga disana dan mereka akan mengantar kalian ke orang yang di maksud,” jelas Eunhyuk.
“Mwo? Aku harus cari siapa hyung? Kok teka-teki gini sih? Nanti kalau salah orang gimana?” tanya Kyuhyun.
“Ga mungkin salah orang. Cuma satu orang yang tau tentang maksud dari surat itu. Pokoknya kamu kasih aja ke orang itu, terus bawa dia ke venue. Setelah itu, biar aku dan Jaeyi yang mengurusnya. Kau paham?” jelas Eunhyuk panjang lebar.
“Kenapa harus Kyuhyun, Hyuk~ah? Kamu bisa suruh bodyguard kita yang kesana,” ucap Leeteuk khawatir.
“Ga bisa hyung. Orang itu sendiri yang minta supaya yang menjemputnya adalah member termuda. Awalnya aku mau suruh Henry. Tapi dia kan ga ikut sama kita sekarang,” jelas Eunhyuk lagi.
“Aneh-aneh aja sih permintaannya,” sahut Yesung.
“Kyuhyun~ah, ottohke?” tanya Jaeyi.
“Ne ne, aku kesana. Kapan aku harus berangkat?” jawab Kyuhyun menyanggupi setelah berpikir sejenak.
“Nanti. Begitu kami berangkat ke venue, kamu berangkat kesana. Ingat, jangan sampai ada ELF yang tau atau mereka akan panik,” jawab Eunhyuk.
“Ne hyung, arrasoyo,” ucap Kyuhyun, mantap.
===
Kyuhyun dan Hyorie akhirnya berangkat ke tempat yang di minta Eunhyuk dengan ditemani salah seorang bodyguard. Member yang lain, langsung menuju venue untuk rehearsal terakhir.
===
Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam, akhirnya Kyuhyun dan Hyorie sampai di tempat yang di maksud. Ternyata itu adalah sebuah rumah sederhana tapi penjagaannya sangat ketat. Kyuhyun sempat bergidik melihat banyaknya security di depan pintu. Untungnya, mereka bisa masuk dengan mudah begitu mengikuti petunjuk dari Eunhyuk tadi pagi.
Sementara itu, di venue, Jaeyi sedang sibuk menemui beberapa perwakilan ELF untuk meminta bantuan mereka demi kelancaran rencananya. Satu hal yang selalu dilakukan Jaeyi kalau dia merencanakan surprise party untuk member Suju. Tujuannya? Tentu saja agar rencananya lancar dan lebih natural. Jadi, bisa meninggalkan kesan untuk sang target.
Begitu selesai dengan semua urusannya bersama perwakilan ELF, Jaeyi kembali ke backstage dan mulai membantu member untuk bersiap-siap.
“Kyuhyun dan Hyorie kenapa lama sekali sih? Ini sudah lebih dari 2 jam sejak kita keluar dari hotel,” ucap Sungmin panik memikirkan kedua dongsaengnya itu.
“Sebentar lagi mereka pasti datang oppa. Ga perlu khawatir. Kyuhyun juga pasti akan on stage tepat waktu kok,” jelas Jaeyi.
“Ne hyung, Jaeyi benar. Tenang aja, Kyuhyun dan Hyorie pasti baik-baik saja,” terang Eunhyuk juga.
“Tapi kenapa mereka ga bisa dihubungi?” tanya Siwon sedikit frustasi.
“Orang yang mereka jemput ga suka kalau ada yang mengaktifkan telpon genggam saat bersamanya(emang ada ya? :p),” jawab Jaeyi dengan nada final yang langsung membuat semua namja didepannya menutup mulut mereka rapat-rapat.
===
Beberapa menit sebelum Super Show 4 Paris hari kedua dimulai, Kyuhyun datang dengan pakaian dan make up lengkap. Hyorie mengikuti dari belakang dengan membawa beberapa perlengkapannya.
“Oppadeul fighting. Aku ke ruang ganti dulu untuk membereskan ini semua,” ucap Hyorie sambil memberikan ciuman kilat di pipi Kyuhyun lalu beranjak menuju ruang ganti.
“Gimana Kyu? Berhasil?” tanya Jaeyi.
“Ne. Mereka ada di tempat yang sudah disediakan,” jawab Kyuhyun tenang.
“Gomawo Kyu. Aku ambil alih setelah ini,” ucap Jaeyi. Lalu dia pun memberikan ciuman kilat di pipi Eunhyuk lalu beranjak pergi juga.
“Hwaiting!!!” teriak Jaeyi pada oppadeulnya sebelum menghilang di balik tembok.
“Kyu, kamu disuruh nemuin siapa sih tadi?” tanya Sungmin pelan.
“Nanti aku ceritakan semua hyung,” jawab Kyuhyun.
Dan Super Show 4 Paris hari kedua pun di mulai.

-Jaeyi POV-
Nice. Super Show sudah mulai. Waktunya kerja lagi. Hehehehe…
Sekarang aku temuin Hyorie dulu biar dia bisa bantuin aku. Begitu sampai di ruang make up, akupun langsung mengajak Hyorie untuk menyiapkan semuanya.
“Ya chingu~ya, kamu tadi ngerjain aku sama Kyu kan? Wah parah nih anak,” ucap Hyorie sambil memukul lengan Jaeyi pelan.
“Ahahahaha, memangnya kamu diapakan aja sama mereka?” tanya Jaeyi sambil menahan tawa.
“Disuruh keliling rumah sampai lebih dari 5 kali. Untung saja rumahnya ga terlalu besar,” jawab Hyorie kesal.
“Mian, aku sengaja,” ucap Jaeyi.
“Ish~” sahut Hyorie sambil mengerucutkan bibirnya

-Author POV-
Akhirnya Jaeyi dan Hyorie sampai di ruangan yang di maksud Kyuhyun tadi. Mereka pun mergegas menyiapkan semuanya supaya on time pelaksanaanya. Tak lupa, Jaeyi menemui pihak VCR untuk menyerahkan beberapa kaset rekaman yang sudah disiapkan sebelumnya dan juga memastikan perijinan yang mereka urus sebelumnya, sudah di approve oleh pemerintah setempat.
Show Time!!!

-Siwon POV-
Setelah menyanyikan lagu Lovely Day, lampu di venue semuanya mati. Hanya tersisa lampu sorot yang menerangi kami di atas stage. Lalu ELF pun menyanyikan lagu Happy Birthday dalam versi bahasa Inggris dan bahasa Korea untuku. Aku tersentuh dengan apa yang ELF lakukan. Lalu akupun mengucapkan terima kasih pada seluruh ELF di venue itu.
Tiba-tiba VCR di belakang menyala. Terdengar suara alunan lagu ulang tahun mengiringi pemutaran VCR itu. Aku dan semua memberpun terkejut begitu ada dua orang muncul dalam VCR itu.
“Saengil Chukkahamnida… Saengil Chukkahamnida… Saranghaneun uri Siwon… Saengil Chukkahamnida… Siwon~ah, saengil chukkaeeeeeee,” ucap kedua orang itu.
‘Kangin hyung? Heechul hyung? Eottohke?’ ucapku dan beberapa member tergagap-gagap karena terkejut dengan kehadiran kedua hyung itu. Meski hanya dalam VCR.
“Ya Siwon~ah, mianhae, kami ga bisa ikut merayakan ulang tahunmu bersama dengan yang yang lain. Ya kamu tau sendiri kan kalau aku masih harus bertugas. Tapi tenang, begitu aku selesai dengan tugas militerku ini, aku akan berikan hadiah buatmu. Jaga kesehatanmu ya. Jangan pernah telat makan. Jangan terlalu capek sama semua jadwalmu. Sisihkan waktumu untuk keluarga dan member yang lain. Dan satu lagi hal yang penting, ga peduli mau sepadat apapun jadwalmu, nanti saat aku pulang dari militer, kamu harus ada dalam rombongan yang menjemputku. Arraso??? Ya’ ini juga berlaku untuk kalian semua memberdeul. Awas kalau sampai ada yang tidak datang!!! Aku juga mau ngucapin gomawo untuk seseorang yang sudah bersedia merekam omelanku ini. mau tau siapa dia? Ah, nanti kalian juga akan tau. Malah aku yakin beberapa dari kalian malah sudah tau. Hahahaha… Sudah ya, aku harus kembali bertugas. Saengil chukkae Siwonnie. Saranghaeyo memberdeul, ELFdeul, annyeong,” ucap Kangin hyung panjang lebar. Aku tak kuasa menahan air mataku. Akupun hanya mengucapkan terima kasih dalam hati.
“Ya’ Siwonnie, saengil chukkahaeyo dongsaeng. Aku ga akan bicara banyak. Aish, itu seperti bukan aku. Hahahaha. Ya lupakanlah. Happy birthday dongsaengku yang paling tampan. Tapi tetap, akulah yang paling menawan. Hahaha. Jaga kesehatanmu. Turuti apa kata manager hyung dan juga kedua yeodongsaeng kita. Sering-seringlah menginap di dorm. Jangan lupa, kau harus langsung ke dorm begitu kalian semua pulang ke seoul. Aku sudah menyiapkan kado spesial  untukmu. Arraso? Ah ya, satu lagi, bilang sama semua member yang bisa kamu temui hari ini, untuk berkumpul di dorm saat kalian pulang dari sana. Ingat, SEMUA MEMBER. Kecuali Kangin tentu saja. Aku ga mau dia makin lama di campnya. Hahahaha. Kau paham Choi Siwon? Sampaikan terima kasihku untuk seseorang yang dengan nekatnya memaksaku melakukan ini. Hahahaha. Memberdeul, geurigo ELFdeul, saranghamnida. Annyeong…” ucap Heechul hyung panjang lebar. Aku benar-benar ga bisa menahan air mataku yang saat ini sudah mengalir dengan sangat derasnya. Aigo~ aku pasti bakal diceramahin nih sama penata make up di belakang. Hahahaha, gomawo hyungdeul :’)

-Author POV-
Setelah VCR yang menampilkan Kangin dan Heechul selesai, semua member pun mulai berderai air mata. Rasa rindu yang amat sangat, tergambar jelas di wajah semua member. Ya semua member termasuk Eunhyuk. Jaeyi dan Hyorie yang melihat VCR dari kejauhan pun, tak kuasa menahan air mata karena merindukan kedua oppa mereka.
Kemudian lampu kembali mati. Screen VCR memutar slide foto-foto ke 15 member Super Junior. Lalu sesuai dengan arahan sutradara, seluruh member berjalan ke arah tengah stage dengan diterangi oleh lampu sorot. Begitu mereka sampai di tengah stage, stage pun terangkat ke atas yang tidak memungkinkan member Super Junior untuk turun ataupun melompat apapun yang terjadi. Tiba-tiba terdengar lagu Me, milik Super Junior M, dan muncullah seseorang dari elevator di depan mereka.
“ZHOUMI………………” teriak semua member dan ELF bersamaan. Zhoumi hanya tersenyum kepada semua member sambil berjalan mendekat ke arah member yang lain.
Dan lagi, lagu Supergirl pun mengalun mengantarkan (?) kemunculan seseorang dari tempat yang sama.
“HENRY……………………” lagi-lagi member dan ELF berteriak bersamaan saat sosok Henry keluar. Henry juga melakukan hal yang sama, tersenyum pada sekitar lalu berjalan mendekat ke arah Zhoumi.
Lagu U pun mulai terdengar saat seseorang muncul dari stage di belakang mereka. Member bertanya-tanya, siapa lagi yang hadir di atas stage.
“Kibummie?” beberapa member mengucapkan nama itu saat siluet orang itu mulai terlihat. Dan saat dia berada dalam sorotan cahaya lampu, serentak semua member pun berteriak lagi.
“KIBUMMIE…………………”
Dan akhirnya, stage tempat para member berdiri pun diturunkan dan begitu sudah memungkinkan, Siwon, Donghae, Leeteuk dan Sungmin nekat melompat dan langsung memeluk member yang baru bergabung dengan mereka di atas stage. Merekapun tak kuasa menahan tangis saat memeluk Kibum.
“Saengil chukkahaeyo Siwon hyung,” ucap mereka berbarengan sambil tersenyum.
“Gomawo,” jawab Siwon singkat.
Tiba-tiba,
“Wah, aku ga di sambut. Sepertinya aku kalah populer dibandingkan Kibummie. Kalau tau seperti ini, sebaiknya aku ga usah menampakkan diri aja tadi,” sebuah suara muncul dari kegelapan (?) stage. Dan memberpun langsung mengenalinya.
“Hangeng hyung……………” teriak Siwon sambil berlari ke sumber suara.
“Hahaha, kau masih bisa mengenaliku meskipun gelap seperti ini,” ucak Hangeng sambil memeluk Siwon yang entah sejak kapan sudah memeluknya erat.
“Saengil chukkae Siwon~ah,” ucap Hangeng lagi. Dan serta merta, seluruh lampu kembali menyala. Dan terlihatlah pemandangan paling menakjubkan.
Di tengah stage, sekarang, telah berdiri ke 13 member Super Junior dalam keadaan saling peluk dengan sisa-sisa air mata di wajah mereka. Dan lagu Our Love pun terdengar. Mereka menyanyikan lagu itu bersama. Bahkan, mereka menyanyikan semua lagu encore sesuai dengan tugas masing-masing. Hangeng dan Kibum ikut serta dalam lagu Dancing Out, U, Sorry sorry dan juga Miracle. Henry dan Zhoumi pun, melakukan bagian mereka dengan baik di lagu terakhir, Destiny.
===
Akhirnya, rangkaian Super Show 4 Paris pun selesai. Seluruh member bergegas kembali ke ruang ganti dengan satu tujuan. Supaya mereka bisa bebas bercakap-cakap dengan member yang baru datang. Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka semua dan juga di wajah Jaeyi dan Hyorie.
“Okey, aku mau tanya, siapa yang bikin kalian bisa sampai sini?” tanya Leeteuk pada ke empat dongsaengnya itu.
“Menurut hyung, siapa diantara kita semua yang berani ngerjain Kyuhyun dan Hyorie, sang Evil couple kita itu?” jawab Hangeng.
“Jaeyi?” tanya Siwon.
“Yupz, dan juga pasangannya,” jelas Hangeng sambil tersenyum dan menganggukkan dagunya ke arah Eunhyuk dan Jaeyi.
Dan kedua orang yang namanya disebut oleh member yang lain, hanya memasang senyum innocent sambil mengangkat kedua jarinya membentuk simbol peace. Siwon langsung mendekati Jaeyi dan memeluknya.
“Gomawo honey, gomawo untuk kadonya,” ucap Siwon.
“Hahaha, ne oppa, you’re welcome,” jawab Jaeyi.
“Oppa, ayo kembali ke hotel. Kalian semua harus istirahat. Besok kita semua harus kembali ke Seoul. Hangeng ge, Mimi ge and Mochi, all of you will go with us. Do not reject! Okay?” tambah Jaeyi.
“Ne algesseumnida,” jawab mereka bersamaan yang langsung mengundang gelak tawa dari yang lain.
Akhirnya, mereka pun kembali ke hotel untuk beristirahat supaya tidak terlambat pulang ke Seoul keesokan harinya.

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar